Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
ASAM urat yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan nyeri yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya, terdapat berbagai pilihan obat yang bisa membantu meredakan gejalanya.
Dalam beberapa kasus, pengobatan rumahan saja tidak cukup. Diperlukan konsumsi obat untuk menurunkan kadar asam urat dan mengurangi rasa sakit.
Secara umum, obat asam urat bekerja melalui dua mekanisme utama. Pertama, membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine. Kedua, menekan proses metabolisme purin agar tidak berubah menjadi asam urat berlebih.
Berikut adalah rekomendasi obat asam urat yang bisa ditemukan di apotek untuk membantu meredakan nyeri sendi dan memperbaiki kualitas hidup penderitanya.
Zyloric mengandung allopurinol 100 mg, berfungsi menghambat pembentukan asam urat di dalam darah. Obat ini juga menekan sintesis purin, yaitu senyawa yang jika berlebihan dapat menyebabkan penumpukan asam urat. Selain untuk mencegah gout kronis, Zyloric juga bermanfaat dalam mengobati batu ginjal.
Catatan: Zyloric tergolong obat keras, sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.
Voltadex mengandung natrium diklofenak, termasuk golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang memiliki efek antiinflamasi, analgesik, dan antipiretik. Obat ini digunakan untuk menangani rematik yang disertai peradangan, nyeri sendi akibat gout akut, nyeri pasca operasi, serta artritis rematoid.
Catatan: Voltadex tidak disarankan untuk penderita gagal jantung berat, gangguan pembuluh darah otak, ulkus lambung, atau hipersensitivitas terhadap NSAID. Efek samping yang mungkin timbul meliputi pembengkakan (edema), tekanan darah tinggi, gangguan fungsi hati, hingga anemia aplastik. Jika efek ini muncul, segera konsultasikan dengan dokter.
Voltaren memiliki kandungan yang sama, yaitu natrium diklofenak, dan berfungsi meredakan nyeri akibat gout kronis maupun gangguan sendi lainnya. Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi rematik, nyeri tulang belakang, hingga nyeri pasca operasi.
Catatan: Voltaren sebaiknya diminum langsung tanpa dikunyah atau dihancurkan. Karena termasuk obat keras, penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.
Meloxicam juga merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang berfungsi meredakan nyeri otot, pembengkakan, serta peradangan akibat asam urat. Namun, obat ini tidak boleh dikonsumsi oleh penderita gangguan ginjal berat, tukak lambung, atau pendarahan saluran cerna, serta tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui.
Catatan: Konsumsi obat ini harus di bawah pengawasan dokter karena memiliki banyak kontraindikasi.
Allopurinol merupakan obat generik yang berfungsi menurunkan kadar asam urat dalam darah. Cara kerjanya adalah dengan menghambat enzim oksidase yang berperan dalam pembentukan asam urat dan purin. Obat ini juga bisa digunakan untuk menangani sindrom lisis tumor dan batu ginjal.
Catatan: Karena termasuk obat keras, Allopurinol hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Penderita gout akut dan yang memiliki alergi terhadap allopurinol sebaiknya tidak menggunakannya.
Pengobatan asam urat tidak bisa dilakukan sembarangan dan sebaiknya disesuaikan dengan tingkat keparahan serta kondisi kesehatan. Dengan berbagai pilihan obat di atas, pengidap asam urat dapat memilih sesuai dengan kondisi dan anjuran dari dokter.
Melalui penanganan yang tepat dan disiplin dalam mengonsumsi obat sesuai resep, gejala asam urat dapat dikendalikan, nyeri berkurang, dan risiko komplikasi serius dapat dicegah. (halodoc/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved