Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Pernahkah bulu mata Anda jatuh di sisi kanan? Banyak yang bertanya-tanya apa maknanya. Dalam budaya Indonesia, fenomena ini sering dihubungkan dengan pertanda tertentu. Namun, apa sebenarnya arti bulu mata jatuh sebelah kanan menurut Islam? Bagaimana pula pandangan Primbon Jawa? Berikut penjelasan mudah dipahami untuk Anda.
Dalam Islam, takhayul atau kepercayaan pada pertanda tanpa dasar ilmu adalah sesuatu yang dilarang. Hal ini bisa membuat kita khawatir dan lupa berserah diri kepada Allah SWT. Fenomena seperti bulu mata jatuh sebaiknya tidak dijadikan pegangan hidup.
Al-Quran memberikan panduan jelas dalam Surah Al-An’am ayat 59:
Teks Arab: وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ
Latin: Wa ‘indahu mafātiḥul ghaibi lā ya‘lamuhā illā huw.
Terjemahan: Dan pada sisi-Nya kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia.
Ayat ini menegaskan bahwa hanya Allah yang tahu hal-hal ghaib. Jadi, kita tidak boleh mengaitkan bulu mata jatuh dengan ramalan.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits shahih riwayat Muslim:
Teks Arab: مَنْ أَتَى كَاهِنًا أَوْ عَرَّافًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latin: Man atā kāhinan aw ‘arrāfan fa ṣaddaqa bimā yaqūlu faqad kafara bimā unzila ‘alā Muḥammadin ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam.
Terjemahan: Barang siapa mendatangi dukun atau peramal, lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW.
Hadits ini mengingatkan kita untuk menjauhi kepercayaan pada pertanda, termasuk arti bulu mata jatuh sebelah kanan menurut Islam.
Berbeda dengan Islam, Primbon Jawa memandang bulu mata jatuh sebelah kanan sebagai tanda positif. Menurut kepercayaan ini, fenomena ini bisa berarti:
Namun, ini hanyalah tradisi budaya. Sebagai muslim, kita tetap harus mengutamakan ajaran agama daripada mitos.
Dari sisi ilmiah, bulu mata jatuh adalah hal wajar. Bulu mata memiliki siklus pertumbuhan seperti rambut, biasanya ganti setiap 3-6 bulan. Jika bulu mata sering rontok banyak, mungkin ada masalah seperti kurang vitamin, alergi, atau stres. Konsultasikan ke dokter jika ini terjadi.
Menurut Islam, arti bulu mata jatuh sebelah kanan tidak boleh dijadikan patokan hidup karena bisa menjurus pada takhayul. Primbon Jawa memang menarik sebagai warisan budaya, tapi keimanan kepada Allah harus lebih diutamakan. Tetaplah berpikir positif dan tawakal!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved