Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban perang di Gaza, Palestina. Hingga kini, bantuan yang telah disalurkan sudah mencapai hampir 1.000 ton dengan nilai lebih dari USD 5,7 juta atau Rp93 miliar.
"Kita sudah membantu Palestina itu lebih dari 5,7 juta dolar AS. Sekarang yang sudah masuk itu hampir 1.000 ton," kata Ketua Baznas RI, Noor Achmad dalam acara Rakornas Baznas RI 2025 di Jakarta, dikutip Rabu (27/8).
Noor menjelaskan, pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur Yordania dan Mesir. Bantuan-bantuan ini berupa makanan pokok serta kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan di Gaza.
"Kemarin sampai tanggal 26 ini sudah masuk 80 ton melalui Yordania. Sekarang ini akan melalui Mesir. InsyaAllah ratusan ton akan masuk," ujarnya.
Selain bantuan logistik, Baznas juga menyiapkan langkah strategis jangka panjang berupa pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan di Gaza. Dana sebesar Rp220 miliar saat ini telah tersedia dan masih utuh, sampai menunggu kondisi keamanan di Gaza membaik.
"Selagi nanti Gaza juga aman maka kita berupaya untuk membangun sekolahan dan rumah sakit dari Indonesia. Ini atas permintaan Pak Menteri Agama. Kalau sudah aman insyaallah kita akan upayakan untuk membangun perkampungan Indonesia di Gaza," tuturnya. (H-4)
PEMERINTAH Indonesia melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) mengalokasikan hibah untuk Palestina sebesar US$12 juta atau sekitar Rp200 miliar pada 2025.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah menyiapkan 800 ton bantuan pangan untuk masyarakat Palestina. Sebanyak 80 ton bantuan pangan akan dikirimkan melalui jalur airdrop
Anak-anak yatim di Gaza Palestina mendapat bantuan agar bisa merasakan kebahagiaan yang sama seperti saudara-saudara mereka di Indonesia.
Gandum dan selimut menjadi kebutuhan mendesak bagi pengungsi yang tinggal di tenda-tenda darurat dengan persediaan makanan yang semakin menipis.
MUHAMMADIYAH tengah melakukan proses pembuatan tenda hunian sementara (huntara) berupa tenda tahan api yang akan dikirimkan ke Palestina.
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Baznas memberikan program layanan kesehatan gratis bagi korban penyintas bencana banjir di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved