Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBACA dengan tujuan hiburan memiliki banyak manfaat, mulai dari melatih berpikir kritis hingga menumbuhkan rasa empati. Meski secara umum kebiasaan ini cenderung menurun, bukan berarti semuanya hilang begitu saja.
Para ahli menilai masih ada jalan untuk menghidupakan kembali budaya membaca, terutama lewat genre populer seperti romansa, fantasi, dan misteri.
Popularitas serial, klub buku, serta diskusi tentang bacaan di media sosial menunjukkan tren baru yang menekankan dua hal penting, menemukan bacaan yang sesuai minat dan membangun komunitas untuk berbagi pengalaman membaca.
Anda mungkin lebih menyukai novel romansa yang ringan, buku sejarah yang detail, bacaan seputar bisnis, atau karya sastra yang mendalam, apapun pilihannya tetap membawa manfaat.
Menurut Teresa Cremin, Profesor pendidikan sekaligus direktur Pusat Literasi dan Keadilan Sosial di Universitas Terbuka Inggris, membaca pada dasarnya adalah sebuah “latihan bagi otak”.
Ia menambahkan, membaca menuntur pemikiran kritis sekaligus kreatif yang mendalam, serta melatih kesabaran kognitif atau kemampuan untuk tetap fokus dalam jangka waktu yang lama. Melalui tokoh-tokoh fiksi, pembaca juga diajak menyelami dunia, sejarah, budaya, dan pengalaman yang berbeda.
Jill Sonke, salah satu penulis tersebut, menjelaskan bahwa selain memperkuat fungsi kognitif, membaca santai juga berperan dalam memberikan relaksasi dan membantu meredakan stres. Manfaat ini penting di era digital karena orang-orang mengalami banyak stres tetapi tidak memiliki banyak waktu luang.
Kebiasaan membaca buku bukan tanpa alasan, selain banyaknya manfaat yang didapat, buku merupakan salah satu bentuk seni dan budaya yang paling mudah diakses. Sebab perpustakaan, toko buku, hingga sumber daya daring lebih mudah diakses dibanding galeri atau teater.
Cremin menambahkan, membaca tidak hanya sebagai sarana pengetahuan, tetapi juga ruang untuk melepaskan diri dari tekanan hidup, menemukan ketenangan, dan larut dalam sebuah pengalaman.
Jika Anda belum menemukan genre bacaan yang cocok, cobalah mulai dari film, acara, atau bentuk budaya lain yang Anda gemari, lalu carilah buku yang sesuai dengan minat Anda. Apapun pilihannya, besar kemungkinan ada komunitas yang terbentuk di sekitar untuk membantu kebiasaan membaca. (CNN/Z-1)
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Tiga perangkat terbarunya yakni Xiaomi Watch S4, Xiaomi OpenWear Stereo Pro, dan Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition
Kehadiran Pagaehun menjadikan Icon Bali sebagai mal pertama yang menghadirkan konser publik artis K-Pop Korea di Bali.
Lebih dari dua dekade perjalanan memperlihatkan konsistensi Muchtar P Simanjuntak dalam membangun visi besar. Ia tidak pernah berhenti menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved