Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menilai alokasi 44,2% anggaran pendidikan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam RAPBN memiliki dampak positif dan negatif terhadap proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
"Alokasi sekitar 44,2% anggaran pendidikan dalam RAPBN 2026 untuk Program MBG tentu memiliki dampak terhadap proses belajar mengajar. Dari sisi positif, program ini diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi, kesehatan, dan kesiapan siswa menerima pelajaran," kata Hetifah saat dihubungi, Rabu (20/8).
Asupan gizi yang baik akan mengurangi angka stunting dan memperbaiki kualitas generasi muda dalam jangka panjang.
Namun, di sisi lain, penggunaan porsi anggaran pendidikan yang sangat besar untuk program ini menimbulkan kekhawatiran terkait ketersediaan dana bagi kebutuhan lain, seperti peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, pengadaan sarana prasarana, pengembangan kurikulum, maupun digitalisasi pendidikan.
"Jika tidak dikelola dengan seimbang, ada risiko prioritas utama pendidikan justru terpinggirkan. Oleh karena itu, implementasi program ini perlu disertai strategi pembiayaan yang adil agar gizi peserta didik terpenuhi tanpa mengurangi kualitas inti proses pendidikan," ujar politisi Partai Golkar itu.
Diketahui anggaran pendidikan dalam RAPBN 2026 ditetapkan sebesar Rp757,8 triliun, tetapi di dalamnya terdapat alokasi untuk program MBG yang mencapai Rp335 triliun, hampir setengah dari anggaran pendidikan. Hal itu telah menimbulkan kritik dari berbagai pihak. (H-3)
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dalam APBN.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, secara tegas membantah narasi yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemangkasan anggaran dan program pendidikan
BGN mesti bertindak tegas terhadap pengelola dapur yang nakal dan tidak patuh pada standar menu gizi.
Mahkamah Konstitusi menggelar uji materi UU APBN 2026 terkait dugaan pemangkasan anggaran pendidikan akibat masuknya program Makan Bergizi.
Program tersebut merupakan kebijakan penunjang yang tidak seharusnya memangkas alokasi minimal 20% anggaran pendidikan yang bersifat esensial.
pemerintah dinilai telah menabrak konstitusi. Sebab, sebanyak 44,2% dari alokasi pendidikan dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam RAPBN 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved