Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BERLARI dikenal sebagai salah satu olahraga paling efektif untuk menjaga kesehatan jantung. Aktivitas ini murah, mudah dilakukan, dan direkomendasikan banyak ahli sebagai bagian dari gaya hidup sehat. American Heart Association (AHA) bahkan menganjurkan setidaknya 150 menit aktivitas sedang atau 75 menit olahraga intens setiap minggu.
Namun, sejumlah penelitian menyoroti bahwa berlari terlalu jauh, terutama pada maraton atau triatlon, bisa membawa risiko tertentu bagi jantung.
Dilansir dari Asian Heart Institute, studi menunjukkan pelari maraton cenderung memiliki peluang lebih besar bertahan hidup ketika terkena serangan jantung dibandingkan orang yang kurang aktif. Akan tetapi, latihan ketahanan jangka panjang ternyata bisa memicu masalah lain. Penelitian menemukan adanya penumpukan plak arteri, peradangan, hingga jaringan parut pada otot jantung pada sebagian atlet ketahanan.
Kondisi ini dikenal dengan istilah kardiomiopati pelari, yang dialami sekitar seperempat pelari jarak jauh. Pada kasus ini, ruang jantung membesar dan biomarker kerusakan jantung meningkat setelah maraton. Tekanan yang terus-menerus menimpa jantung dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko serangan jantung mendadak.
Yang menarik, risiko ini tidak bergantung pada usia, jenis kelamin, tingkat kebugaran, maupun kecepatan lari. Satu-satunya cara mengetahuinya adalah lewat pemeriksaan medis, seperti tes darah atau MRI jantung.
Karena itu, pakar menekankan pentingnya berlari dengan takaran wajar. Olahraga teratur tetap menjadi cara terbaik untuk memperkuat jantung, tetapi tidak berarti harus memaksakan diri mengikuti lomba maraton. Cukup berlari rutin sesuai kemampuan tubuh, tanpa berlebihan. (H-2)V
Riset terbaru menunjukkan rutin mengonsumsi kacang pecan efektif menurunkan kolesterol LDL dan menjaga kesehatan jantung tanpa risiko berat badan naik.
Temukan daftar minuman pagi terbaik untuk penderita kolesterol tinggi menurut ahli gizi, mulai dari jus delima hingga teh hijau, sebagai salah satu upaya mencegah penyakit seperti jantung.
Mana yang lebih baik untuk jantung? Studi terbaru terhadap 200 ribu orang selama 30 tahun ungkap kualitas makanan lebih penting daripada sekadar jumlah lemak atau karbo.
DI tengah cuaca panas, minum air dingin memang terasa menyegarkan. Namun, ada mitos yang mempertanyakan apakah air dingin justru bisa menjadi terapi bagi penyakit jantung.
Jendela waktu emas untuk pengobatan Penyakit Kawasaki adalah sebelum hari ke-10 sejak demam pertama muncul guna mencegah kerusakan jantung permanen.
Riset terbaru mengungkap kurang aktivitas fisik selama bertahun-tahun meninggalkan jejak stres biologis pada tubuh saat mencapai usia paruh baya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved