Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Minggu, 13 Juli 2025. BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
Sirkulasi siklonik terdeteksi di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Barat dan di wilayah Laut Filipina. Fenomena ini menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan pertemuan angin (konfluensi) yang memicu pertumbuhan awan hujan.
Daerah konvergensi lainnya terdeteksi di perairan utara Aceh, Selat Karimata, pesisir selatan Jawa Timur dan Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Laut Banda, Laut Arafura, serta perairan sekitar Papua dan Papua Nugini.
Wilayah terdampak:
Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut dan resiko pelayaran.
Waspadai banjir rob di pesisir wilayah:
Untuk kota Kupang, Pontianak, Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin, suhu diprediksi bisa mencapai 30–32°C. Warga diimbau waspada terutama yang beraktivitas di luar ruangan.
Untuk informasi cuaca real-time dan lebih spesifik, masyarakat disarankan untuk:
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Kalteng (Kalimantan Tengah) dari 25 hingga 27 Oktober 2025.
BMKG merilis prakiraan cuaca Sabtu, 12 Juli 2025 dengan peringatan cuaca ekstrem, hujan lebat, hingga potensi banjir rob di berbagai wilayah Indonesia. Simak selengkapnya!
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
Sejak Januari 2026, pusat-pusat tekanan rendah tersebut telah mulai terpantau di wilayah selatan Indonesia dan berkontribusi terhadap peningkatan intensitas hujan di sejumlah daerah.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved