Selasa 15 November 2016, 06:41 WIB

1945: Perundingan Linggarjati Ditandatangani

Administrator | Humaniora
1945: Perundingan Linggarjati Ditandatangani

Wikipedia

 

PERUNDINGAN Linggarjati melibatkan pihak Indonesia dan Belanda di sebuah daerah bernama Linggarjati, Jawa Barat.

Perundingan itu menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia.

Perundingan Linggarjati diawali dengan masuknya AFNEI yang memboncengi NICA ke Indonesia dan menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dan Belanda.

Sir Archibald Clark Kerr, diplomat Inggris, mengundang Indonesia dan Belanda untuk berunding di Hooge Veluwe.

Namun, perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatan atas Jawa, Sumatra, dan Madura, sedangkan Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura.

Pada Agustus 1946, pemerintah Inggris mengirimkan Lord Killearn ke Indonesia untuk menyelesaikan perundingan Indonesia dengan Belanda.

Akhirnya, pada 7 Oktober 1946, bertempat di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta, dibukalah perundingan Indonesia-Belanda dipimpin Lord Killearn.

Perundingan itu menghasilkan persetujuan gencatan senjata dan meratakan jalan ke arah perundingan di Linggarjati yang dimulai pada 11 November 1946.

Hasil Perundingan Linggarjati ditandatangani di Istana Merdeka pada 15 November 1946 dan diratifikasi kedua negara pada 25 Maret 1947.

Baca Juga

Antara

Raja Ampat dan Merangin Diusulkan jadi Unesco Global Geopark

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 14:05 WIB
INDONESIA berencana mengusulkan geopark Raja Ampat di Papua Barat dan Geopark Merangin di Jambi sebagai Unesco Global Geopark...
Ist/Youtube

Saat Pandemi Kesadaran Asuransi Naik, Prinsip Dasar Asuransi Perlu Dipahami

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:17 WIB
Ribuan korban jiwa melayang akibat pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat kembali mengkaji ulang cara pandang mereka terhadap...
MI/ADI KRISTIADI

Kemendikbud-Ristek Terus Berupaya Atasi Kedaruratan Guru

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 12:57 WIB
Kemendikbud-Ristek memberikan afirmasi 100 persen pada 2 kategori yakni guru honorer yang memiliki sertifikat pendidik dan guru honorer...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya