Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PANASONIC GOBEL kembali memberikan “Panasonic Scholarship” bagi 22 mahasiswa/i program diploma, sarjana dan pascasarjana berprestasi, untuk mendukung pendidikan dan keahlian anak bangsa. Penyerahan beasiswa dilaksanakan pada Rabu (27/7) di PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI), Jakarta.
President Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia Tomonobu Otsu menjelaskan, Panasonic Scholarship adalah salah satu program CSR dari kelompok usaha Panasonic secara global. Program ini diluncurkan pertama kali pada 1988 untuk memperingati 80 tahun Panasonic Corporation di Jepang, dengan tujuan untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa terbaik di kawasan Asia agar kelak berkontribusi bagi bangsa dan negara, serta menjadi duta persahabatan antara negara mereka dengan Jepang.
"Di Indonesia, sejak 1999 hingga 2013, Panasonic Scholarship Indonesia telah diberikan kepada 47 lulusan S1 terbaik dari berbagai Universitas untuk menyelesaikan program pascasarjana (S2) di Univesitas terbaik Jepang," katanya di Jakarta, Rabu (27/7).
Pada 2014, Panasonic Scholarship Corporation mengubah kebijakan dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa/i program S1 dan S2 untuk belajar di negaranya masing-masing. Dalam 5 tahun pertama (2014-2018) beasiswa diberikan kepada total 55 mahasiswa/i, yaitu 40 program S1 dan 15 program S2.
Baca juga : Teknologi dan SDM, Tantangan Membangun Sarana dan Prasarana Jaminan Sosial
Kemudian pada 2019, Panasonic Scholarship Indonesia mengembangkan lagi programnya dengan memberikan beasiswa ke program Vokasi D3/4 (Diploma). Direncanakan dalam kurun 5 tahun kedua program Panasonic Scholarship di Indonesia (2019-2023), program ini kembali memberikan beasiswa kepada total 84 mahasiswa/i, yaitu 46 program S1, 22 program Diploma dan 16 program S2
Tahun ini, Panasonic Scholarship Indonesia telah memilih dan menetapkan 22 mahasiswa/i penerima Panasonic Scholarship, terdiri dari 12 mahasiswa/i program S1, 4 mahasiswa/i program S2, dan 6 mahasiswa/i program Vokasi D3/4 (Diploma).
22 mahasiswa/i penerima Panasonic Scholarship terpilih dan diseleksi dari 10 mahasiswa/i terbaik yang diajukan oleh 10 Universitas dan Politeknik di 6 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Semarang, Solo dan Surabaya.
“bahwa 22 mahasiswa/i yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa ini adalah mahasiswa/i berprestasi dari Universitas dan politeknik terbaik di Indonesia. Dan melalui program ini diharapkan, dapat memotivasi mereka untuk tumbuh menjadi sumber daya manusia luar biasa yang dapat berkontribusi pada kemajuan negara Indonesia” tutup Tomonobu Otsu. (RO/OL-7)
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Tujuan SDG yang dilakukannya tidak hanya lewat CSR semata, melainkan juga menjadikan perusahaan berwawasan lingkungan.
UPAYA menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini terus diperkuat melalui kegiatan edukasi dan peningkatan sarana sanitasi di lingkungan sekolah dasar.
Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan perusahaan, Mondelez Indonesia mendorong karyawan untuk terlibat dalam kegiatan sosial melalui Purpose Day 2025.
Kendaraan dinas yang diperiksa, di antaranya mobil dinas Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Hardianto dan mobil dinas Kepala Bagian Umum Kota Madiun.
SWISS-Belhotel Airport Yogyakarta memperingati hari ulang tahun yang ke-2 dengan menggelar berbagai kegiatan corporate social responsibility (CSR).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved