Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Mantan Ketum PDI Soerjadi Tutup Usia

Deo/Nyu/P-5
05/6/2016 06:42
Mantan Ketum PDI Soerjadi Tutup Usia
(Soerjadi -- MI/M. Irfan)

KABAR duka kembali menghampiri dunia politik Tanah Air. Mantan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Soerjadi meninggal dunia di usia 77 tahun. Ia tutup usia di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Sabtu (4/6) pukul 09.20 WIB, setelah dirawat inap sejak tiga pekan lalu.

Anak tertua Soerjadi, Rima Suryandari, menuturkan, ayahnya meninggal setelah berjuang melawan penyakit gagal ginjal yang mulai dideritanya sejak awal 2016. Sejak muda, Soerjadi juga diketahui mengidap diabetes. Rima pun pasrah melepas kepergian sang ayah.

“Sejak Kamis malam, kondisi beliau sudah menurun. Sudah sulit berkomunikasi. Kami merasa sudah dekat waktunya. Walau alat bantu pernapasan masih terpasang, beliau mengembuskan napas terakhirnya tadi pagi,” ujar Rima di rumah duka di Jalan Grinting II Nomor 18, Keba-yoran Baru, Jakarta Selatan.

“Bapak orang yang sangat care terhadap orang-orang. Beliau enggak pernah perhitungan kalau membantu. Bahkan untuk orang yang baru dikenal pun, bapak pasti bantu sebisanya,” kenang Rima.

Soerjadi meninggalkan tiga anak dan empat cucu. Istri Soerjadi, Sri Hartati Wulandari, telah lebih du­lu berpu­lang dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Soer­jadi akan di­kuburkan hari ini ber­dekatan dengan Sri. “Sebenarnya bapak punya hak dikuburkan di (TMP) Kalibata, tapi beliau berpesan agar bisa dikuburkan dekat dengan ibu,” tuturnya.

Soerjadi lahir di Selur, ­Ngrayun, Ponorogo, Jawa Timur, 13 April 1939. Selain pernah memimpin PDI pada 1988-1993, Soerjadi juga tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua MPR dan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.

Sejumlah karangan bunga menghiasi rumah duka. Selain dari anggota dan pimpinan DPR, karangan bunga datang dari keluarga besar almarhum Taufiq Kiemas dan Mendagri Tjahjo Kumolo.

Politikus PDIP Aria Bima menyebut Soerjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan PDI yang kini jadi PDIP. Ia menyampaikan itu di acara Bulan Bung Karno dan HUT Ke-43 PDIP di JCC, Jakarta, kemarin. (Deo/Nyu/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya