Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memahami kondisi geografis di Papua menjadi kendala percepatan vaksinasi Covid-19. Karena itu, ia meminta pemberian vaksinasi di Provinsi Papua difokuskan pada daerah-daerah dengan interaksi masyarakat tinggi. Hal itu ia sampaikan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal secara virtual di 17 provinsi dari Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/2).
"Saya sangat memahami geografis yang medannya sangat berat terutama di pegunungan, saya titip untuk kabupaten/kota yang interaksinya tinggi, itu lebih difokuskan di sana saja didorong agar percepatan vaksinasinya ditingkatkan," ujar presiden.
Baca juga: Kepala Badan Bahasa: Globalisasi Berdampak pada Monolingualisme
Pada kesempatan itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri melaporkan pada presiden bahwa tujuh kabupaten di Provinsi Papua telah mencapai 70% suntikan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua, cakupan rata-rata baru 53%. Ia menuturukan ada 22 kabupaten yang sangat jauh dan sulit dijangkau. Sehingga pemerintah provinsi Papua membaginya dalam klaster untuk program vaksinasi.
Klaster pertama, ujar Mathius, adalah klaster pekan olahraga nasional (PON) yakni Kota Jayapura dan Merauke yang vaksinasinya cukup baik. Sementara, klaster kedua yakni daerah transit seperti kabupaten Nabire, Wamena, Biak, Serui. Vaksinasi di daerah - daerah transit, ujarnya, ditargetkan bisa mencapai 55% pada akhir Maret 2022. Terakhir, daerah yang berada di klaster pegunungan, lembah dan pesisir dengan cakupan vaksinasi baru 2%.
"Yang masih sangat lambat. Sasaran target vaksin masih menggunakan data kalau dibilang fiktif karena untuk penggunaan politik," ujar Kapolda.
Karena itu, ia menjelaskan untuk masyarakat di kabupaten atau kota klaster transit, apabila ingin pergi ke daerah diwajibkan sudah mendapatkan vaksinasi. Kendala geografis serupa dialami oleh Provinsi Maluku. Presiden Jokowi memaklumi kesulitan yang dihadapi daerah kepulauan seperti Maluku untuk menjangkau masyarakat agar mendapatkan vaksinasi.
"Catatan saya, di Maluku vaksinasi dosis pertama 69% dan dosis kedua 39%. Didorong agar dosis kedua mendekati dosis pertama. Mondisi geografis berpulau-pulau di Maluku tidak mudah, saya menghargai capaian 69% agar dipercepat lagi," tukas Jokowi. (OL-6)
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved