Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) kembali ditunjuk untuk menjadi manajer kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Pada tahun 2021 ini, Kemendikbud-Ristek mengusung tema #AromaMaluku dan akan menggelar acara puncak Gernas BBI pada hari Senin, 29 November 2021 bertempat di Lapangan Tahapary POLDA Maluku, Tantui, Ambon, Provinsi Maluku.
Berbeda dengan kementerian/lembaga lain, Kemendikbud-Ristek mengikutsertakan satuan pendidikan untuk berpartisipasi. Terdapat 26 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdiri dari tiga kategori yakni kuliner, fashion dan kriya yang akan menampilkan produk terbaiknya. Mereka akan mengisi enam belas stand yang tersedia.
Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan pada acara puncak ini adalah sesi belanja daring (live shopping) yang diikuti oleh para menteri baik secara daring maupun luring. Tidak hanya itu, akan digelar pula peragaan busana (fashion show) hasil rancangan anak bangsa yang diiringi dengan penampilan hiburan musik dari Andmesh Kamaleng dan Putry Pasanea.
Baca juga: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Wilayah Indonesia
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto mengatakan bahwa Gernas BBI merupakan momentum yang sangat baik untuk membangun kemitraan lebih lanjut dengan perdagangan yang dilakukan secara elektronik (e-commerce) yang tergabung dalam Indonesian E-Commerce Association (idEA). Saat ini pihaknya telah melakukan kerja sama kemitraan yang lebih luas dan mengarah pada penguatan kualitas satuan pendidikan vokasi termasuk SDM-nya.
"Saat ini telah dilakukan proses penyesuaian (onboarding) UMKM dan produk satuan pendidikan vokasi ke dalam berbagai e-commerce dengan menyediakan halaman website yang pertama kali dilihat pengunjung (landing page) khusus #AromaMaluku,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/11).
Gernas BBI akan menjadi langkah strategis untuk memulihkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menurut Wikan, Indonesia maju dan berkelanjutan adalah visi nasional yang harus diwujudkan bersama dengan kolaborasi, inovasi, dan rasa bangga terhadap karya-karya anak negeri.
“Mari bersama menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Aroma Maluku dengan mencintai, membeli dan mengunakan produk karya anak bangsa,” pungkasnya. (H-3)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Kementerian PPPA tengah melakukan koordinasi dengan dinas setempat terkait kasus anak berinisial AT (14) yang dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku, hingga meninggal dunia.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
Kualitas sebuah dakwaan tidak hanya diukur dari narasi delik, tetapi juga dari kejujuran dan kebersihan proses yang melahirkannya.
BMKG melaporkan gempa tektonik berkekuatan M5,8 mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, pada Kamis (20/11) pukul 13.59 WIB dan berpusat di ambon
Potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan pentingnya keberadaan Relawan Kebajikan Pancasila sebagai garda moral bangsa yang menyalakan semangat kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong.
Kisah tsunami 100 meter yang menghantam Ambon, sejarah bencana alam dahsyat di Maluku. Pelajari fakta dan dampaknya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved