Selasa 10 Agustus 2021, 11:20 WIB

Mendagri Keluarkan 3 Instruksi Terkait PPKM

Indriyani Astuti | Humaniora
Mendagri Keluarkan 3 Instruksi Terkait PPKM

ANTARA/Ardiansyah
Sejumlah pengendara menerobos celah penyekatan jalan di Jenderal Sudirman saat masa PPKM Level 4 di Bandar Lampung, Lampung.

 

PEMERINTAH kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Menindaklanjuti hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan tiga Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Selasa (10/8).

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal, menyampaikan, tiga Inmendagri yang diterbitkan yakni Inmendagri No 30/2021, No 31/2021, dan No 32/2021.

Inmendagri 30/2021 memuat tentang PPKM level 4, 3, dan 2 di wilayah Jawa dan Bali yang berlaku sejak 10 Agustus 2021 hingga 16 Agustus 2021.

Baca juga: Presiden Jokowi Targetkan 400 Ribu Testing Covid-19 Per Hari

Selain itu, penerapan PPKM Level 4 di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua yang diatur dalam Inmendagri 31/2021. Penerapan PPKM di luar Jawa dan Bali, disebutkan hingga 23 Agustus 2021.

Adapun Inmendagri No 32/2021 mengatur tentang penerapan PPKM level 3, 2, dan 1. Untuk wilayah yang ada pada kategori level 3, pelaksanaan kegiatan di tempat kerja/perkantoran diberlakukan 75% (tujuh puluh lima persen) Work From Home (WFH) dan 25% Work From Office (WFO) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, proyek vital nasional dan tempat yang menyediakan kebutuhan sehari-hari tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Industri dapat beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat, namun apabila ditemukan klaster penyebaran covid-19, maka industri bersangkutan ditutup selama 5 (lima) hari.

Adapun pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat.

"Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, hand sanitizer, yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah," demikian bunyi Inmendagri No.32/2021.

Lalu, rumah makan dan kafe dengan skala kecil yang berada pada lokasi sendiri dapat melayani makan ditempat/dine in dengan kapasitas 50% dan delivery/take away dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Sedangkan restoran/rumah makan, kafe dengan skala sedang dan besar baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall, hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in).

Pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dibatasi sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung sebesar 50%.

Untuk tempat ibadah dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah dengan pengaturan kapasitas maksimal 25% atau maksimal 50 (lima puluh) orang.

Pelaksanaan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya dan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) ditutup. Namun, kegiatan olahraga/pertandingan olahraga diperbolehkan, yang diselenggarakan oleh pemerintah tanpa penonton atau suporter dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat; dan olahraga mandiri/individual dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan (kemasyarakatan) paling banyak 25% dari kapasitas dan tidak ada hidangan makanan di tempat," demikian bunyi instruksi tersebut.

Pelaksanaan kegiatan rapat, seminar dan pertemuan luring yang dapat menimbulkan keramaian ditutup untuk sementara waktu. (OL-1)

Baca Juga

Ist

Mooncake Premium Sehat dan Rendah Gula ala Xiang Fu Ha di Vasa Hotel Surabaya

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 12:31 WIB
Komunitas Tionghoa di Surabaya merayakan festival ini dengan pertukaran kue bulan (mooncake) yang...
MI/Gana

Masyarakat Diingatkan Soal Pentingnya Deteksi Dini Kanker

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 12:00 WIB
Berbagai kanker bila diketahui sejak stadium awal bisa ditangani lebih mudah dan penderitanya dapat lebih mudah untuk...
Ist/BPIP

Di Palu, Wakil Kepala BPIP Ajak ASN Berintegritas dan Berhati Pancasila

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 11:52 WIB
Dalam paparan bertajuk "ASN Berintegritas dan Berhati Pancasila", Karjono menyampaikan kiat-kiat menjadi ASN yang berkarakter dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya