Senin 14 Juni 2021, 13:22 WIB

Tahun ini, Peserta KIP Kuliah yang Lulus SBMPTN Meningkat

Faustinus Nua | Humaniora
Tahun ini, Peserta KIP Kuliah yang  Lulus SBMPTN Meningkat

Antara
Ilustrasi

 

PELAKSANAAN SBMPTN di tahun kedua pandemi Covid-19 menyajikan fakta-fakta menarik. Selain jumlah peserta totalnya yang mencapai lebih dari 777 ribu di tengah krisis pandemi, peserta yang lulus dari kelompok ekonomi tidak mampu pun mengalami peningkatan kelulusan dan bahkan presentasenya lebih tinggi dari peserta reguler.

Tahun ini, tercatat dari 220.167 peserta KIP Kuliah 27,74% atau 61.067 dinyatakan lulus. Sementara hanya 22,21% peserta reguler yang lulus meski jumlah pendaftarnya mencapai 557.696.

"Prestase dari peserta KIP yang diterima justru lebih tinggi ini menunjukan bahwa akses ke perguruan tinggi terutama PTN itu semakin luas," ungkap Dirjen Dikti Prof. Nizam dalam konferensi pers Pengumuman Hasil SBMPTN 2021, Senin (14/6).

Peserta KIP Kuliah yang lulus tahun ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2020. Tahun lalu 44.554 dari 156.050 peserta KIP Kuliah dinyatakan lulus SBMPTN.

Prof. Nizam pun mengapresiasi LTMPT dan semua pemimpin perguruan tinggi yang sudan peduli dan memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Semua anak Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkuliah di PTN.

Sesjen Kemendikbudristek Ainun Na'im mengatakan bagi mahasiswa yang lulus diharapkan bisa mengambil manfaat semaksimal mungkin. Jalur SBMPTN merupakan upaya pemerintah untuk memberi akses uang lebih luas kepada mahasiswa di seluruh Indonesia.

Baca juga : LTMPT: 23,78% Peserta Lulus SBMPTN 2021

"Yang sukses juga harus bersykur dalam arti mengambil manfaat dan menjaga semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri," ucapnya.

Kemudian bagi peserta yang tidak lulus, lanjutnya, masih ada alternatif lain untuk menempuh pendidikan. Bisa masuk PTN lewar jalur seleksi mandiri atau pun masuk PTS yang saat ini juga tidak kalah bersaing dari segi kulaitas dan mitunya.

"Tidak perlu putus asa, masih banyak jalan lain dan juga alternatif lain yang tidak menutup kemungkinan itu lebih baik dari pada kalau melalui PTN dan semuanya mengikuti standar mutu yang sama," kata dia.

Sementara itu Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) Jamal Wiwoho menyampaikan bahwa setiap seleksi masuk PTN memang banyak peserta yang tidak lulus. Sebab kuota atau daya tampung PTN sangat sedikit dibandingkan jumlah peserta.

"Yang lulus rata-rata hanya sekitar 23,78%. Sekitar itu artinya cukup banyak sekitar 76,22% itu tidak berhasil," jelasnya.

Meski demikian, SBMPTN bukanlah satu-satunya jalur masuk ke PTN. Peserta bisa mengikuti jalur lain yang juga dibuka secara umum untuk semua peserta.

Adapun, LTMPT resmi mengumumkan bahwa 23,78% atau 184.942 dari total 777.858 peserta, dinyatakan lulus SBMPTN 2021. Angkat tersebut lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.(OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA/ARNAS PADDA

Kemenag dan Kemenkes Latih Petugas Haji Embarkasi Makassar

👤Humaniora 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:15 WIB
Para calon jemaah haji embarkasi Makassar berasal dari 8 Provinsi di Indonesia Timur, yakni Sulsel, Sultra, Sulbar, Gorontalo, Maluku,...
Medcom

Tidak Patuh Minum Obat Bisa Sebabkan Pengidap Hipertensi Alami Komplikasi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:30 WIB
"Kepatuhan minum obat jika kurang optimal akan menyebabkan hipertensi menjadi tidak terkontrol. Akibatnya, meningkatkan risiko...
ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

Pelonggaran Masker, Jubir Satgas: Mari Tetap Lindungi Kelompok Rentan di Sekitar

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 23 Mei 2022, 07:20 WIB
Walaupun pemerintah telah banyak mengizinkan kembali aktivitas masyarakat, namun harus tetap melanjutkan upaya vaksinasi dan budaya hidup...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya