Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pergerakan warga saat arus balik libur lebaran 2021 masih terkendali. Hal itu disampaikan saat meninjau penerapan pengecekan rapid antigen secara acak di Posko Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), Karawang, Jawa Barat, Minggu (16/5).
"Secara umum kami memperkirakan masyarakat masih menunda kepulangan dari kampung halaman. Secara kuantitatif, jumlah pergerakan pada arus balik hari ini masih di bawah 60% dari yang diperkirakan," kata Menhub dalam keterangannya kemarin.
Bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau di UPPKB Karawang, Budi menuturkan, tes antigen acak itu guna mencegah penyebaran covid-19 dalam pergerakan masyarakat yang akan menuju Jabodetabek selepas lebaran pada Kamis (13/5).
"Saya mengapresiasi para pengguna jalan yang telah bersedia untuk memeriksakan diri memastikan status kesehatannya di posko ini," sebut Menhub.
Seblumnya, Budi dan Menko PMK Mujadjir pun juga melakukan pantauan arus lalu lintas jalur Cikopo m-Palimanan melalui helikpoter di H+2 lebaran pada Sabtu (15/5). Menhub mengungkapkan, belum ada pergerakan yang berarti di jalur tersebut pada saat itu.
Lebih lanjut Budi menjelaskan, telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk berkoordinasi intensif dengan Korlantas Polri dalam melakukan pengawasan arus lalu lintas di jalan raya, karena diperkirakan masih banyak masyarakat yang belum kembali.
Menhub juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi, agar melakukan tes kesehatan secara mandiri, agar tidak perlu lagi mengikuti tes acak ini dan untuk menghindari penumpukan di posko pengecekan kesehatan.
“Semuanya bukan untuk menyusahkan saudara-saudara kita yang melakukan perjalanan. Tetapi ini merupakan upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Indonesia selepas masa lebaran,” tuturnya.
Dijelaskan bahwa Mulai (15/5), pemerintah melakukan pengetatan arus balik pengguna kendaraan roda empat dan roda dua dari arah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dengan melakukan pengecekan kesehatan menggunakan rapid antigen secara acak.
Titik penyekatan maupun titik pemeriksaan tes kesehatan secara acak ditingkatkan untuk memastikan pengguna jalan tidak berpotensi membawa virus ini kembali ke Jabodetabek. Tiga titik yang diperketat yaitu sekitar Karawang tepatnya di Jembatan Timbang Balonggandu, Pos Tegal Gubug Susukan, dan wilayah Indramayu ke arah Jatibarang.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk sendiri mencatat sebanyak 95.477 kendaraan menuju Jakarta pada Sabtu (15/5), atau H+1 Hari Raya Idulfitri. Jumlah itu mengalami penurunan hingga 25,5% dari lalu lintas normal yang mencapai 128.126 kendaraan.
Jumlah kendaraan yang menuju Jakarta itu berasal dari arah timur, barat dan selatan. Distribusi lalu lintas dari tiap kedatangan yakni 30,1% dari arah timur, 32,4% dari arah barat, dan 37,5% dari arah selatan. (OL-13)
Baca Juga: Sebanyak 42 Ribu Kendaraan Menuju Tempat Wisata Diputarbalikan
Tersedia ragam promo istimewa lainnya untuk pembelian seluruh lini produk Wuling sampai dengan 30 April 2023.
"Angka ini naik 11% dibandingkan realisasi di 2021 sebesar 3.348 MW," kata General Manager PLN UID Jakarta Raya Doddy
PT ASDP Ferry Indonesia mengutamakan arus kendaraan roda dua dan roda empat atau kendaraan penumpang.
Penyembelihan hewan kurban secara mandiri di luar rumah pemotongan hewan atau lembaga ziswaf harus terhindar dari potensi penyebaran covid-19.
Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan salat Idul Adha dan kurban tahun ini.
Sanksi bagi ASN yang melanggar aturan larangan mudik akan dipotong tunjangan penghasilannya selama sebulan, sedangkan untuk non-ASN bisa diberhentikan.
Hasil evaluasi menyebutkan bahwa stok BBM nasional masih cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Sebagian warga memilih mudik lebih awal dengan tujuan favorit Sumatera dan Madura guna menghindari kemacetan dan lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional, baik jalan non-tol maupun jalan tol. Hal itu guna mendukung kelancaran arus mudik.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperkirakan puncak kepadatan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 akan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret 2026.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo menegaskan pentingnya kesiapan sektor energi dan transportasi darat pada periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved