Jumat 09 April 2021, 00:50 WIB

USG Kolaborasikan Program Bisnis Penerbangan dan Sekolah Pilot

Syarief Oebaidillah | Humaniora
USG Kolaborasikan Program Bisnis Penerbangan dan Sekolah Pilot

DOK UniSadhuGuna
Talkshow interaktif 'Masa Depan Aviasi Indonesia dan Peran Serta Pendidikan', Kamis (8/4).

 

DALAM kondisi pandemi Covid-19 saat ini, dunia penerbangan, termasuk dunia pendidikan dan pelatihan di bidang penerbangan. Menghadapi situasi seperti saat ini, dibutuhkan kemampuan beradaptasi secara cepat.

Hal inilah yang menjadi dasar kolaborasi UniSadhuGuna (USG) Education dan Flybest Academy (Flybest) meluncurkan konsep baru pendidikan pilot di Indonesia yakni integrasi program Bachelor of Business Aviation Management dan Pilot License. Penandatangan MoU kerja sama tersebut dilakukan pada 22 Februari 2021.

"Dengan program integrasi ini, kami memiliki misi menciptakan lulusan pilot maupun profesional di bidang aviasi lainnya yang kompeten dan tangguh dalam menghadapi persaingan dunia kerja era industri 4.0. Khususnya di bidang penerbangan di pasar regional dan global," jelas Aimee Sukesna, Head of UniSadhuGuna BSD Campus & BTEC Specialist dalam talkshow interaktif 'Masa Depan Aviasi Indonesia dan Peran Serta Pendidikan' yang digelar secara daring, Kamis (8/4).

Menurut Aimee, kerja sama ini diluncurkan untuk mendukung perubahan kebutuhan akan pendidikan pilot yang lebih terintegrasi. Dengan mengambil program Pilot License dari Flybest dan Bachelor of Business dari UniSadhuGuna dan Teesside University Inggris dalam waktu bersamaan, diharapkan para lulusan mendapatkan pengetahuan mengenai dunia aviasi secara menyeluruh. Baik dari sisi tekhnis dan praktik sebagai pilot maupun manajemen industri penerbangan.

"Kurikulum yang kami gunakan diambil dari Inggris yaitu dari Pearson BTEC dan Teesside University. Konten dari program sangat relevan ke perkembangan manajemen di semua bidang termasuk aviasi," ungkap tambah Aimee.

Di sisi lain, Board of Advisors to General Chairman Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Dharmadi dalam acara yang sama menekankan pentingnya para pilot memiliki minimal gelar S1 atau bachelor. Menurutnya, hal itu akan memberi nilai tambah bagi pilot.

"Selain dibekali kemampuan menerbangkan pesawat komersial, pilot yang mengantongi gelar S1 ini juga akan secara otomatis memiliki wawasan manajerial tentang pengelolaan bandara dan industri penerbangan yang sangat luas cakupannya. Dengan demikian, mereka juga bisa menempati posisi-posisi di manajerial di masa depan," papar Dharmadi. (RO/OL-15)

Baca Juga

Ilustrasi

Lagi, Malang Diguncang Gempa M 5,5

👤Kautsar Bobi 🕔Minggu 11 April 2021, 08:12 WIB
Gempa bumi susulan terjadi pukul 6.54...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana P

Update: Korban NTT, 174 Orang Meninggal Dunia dan 48 Orang Hilang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 11 April 2021, 08:10 WIB
"Data terbaru, sebanyak 174 orang meninggal dunia di NTT dan 48 orang masih hilang. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) jumlah korban jiwa...
MI/Andri Widiyanto

Usai ke NTT, Mensos Kunjungi Korban Gempa Malang

👤Suryani Wandari 🕔Minggu 11 April 2021, 07:38 WIB
Mensos dan rombongan pun menemui pengungsi di Kabupaten Lumajang untuk memastikan terpenuhi kebutuhan dasarnya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tata Ulang Desain Olahraga Nasional untuk Capai Prestasi

 Prestasi tidak dicapai dengan proses singkat. Kerap kali butuh waktu bertahun-tahun untuk meraihnya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya