Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEWAJIBAN semua rumah sakit adalah meningkatkan kualitas pelayanan di semua bidang secara berkesinambungan. Rumah sakit pada prinsipnya merupakan tempat untuk berobat dan mendapatkan perawatan medis bagi pasien rawat inap.
Persoalannya adalah tidak jarang orang yang berada di rumah sakit, baik itu pasien, staf Rumah Sakit, ataupun pengunjung beresiko tertular penyakit karena terpapar beragam sumber penyakit. Kondisi inilah yang disebut dengan Infeksi Nosokomial atau yang dikenal sebagai Hospital Acquired Infections (HAIs).
Baca juga: Waspadai Penyebaran Covid-19 di Rumah Sakit
Menurut Marketing Communication RS Premier Bintaro, Almerya Indriastuti, HAIs itu harus bisa dikontrol oleh setiap rumah sakit, karena akan mempengaruhi proses penyembuhan pasien. "Mempertahankan lingkungan yang aman dan bersih sesuai dengan standar yang disyaratkan memang membutuhkan komitmen yang kuat dan biaya yang tidak murah. Tetapi itu harus," ujarnya dalam webinar bertemau' One Year Living with Covid-10, What's Next?'
Berbagai upaya, kata dia harus dilakukan semua rumah sakit seperti menjaga sistem sirkulasi udara, memelihara kebersihan kamar dan semua peralatan yang digunakan oleh pasien selama dirawat di Rumah Sakit. "Dengan demikian pasien, tenaga medis, perawat dan petugas penunjang medis serta masyarakat yang datang berobat ke Rumah Sakit dapat terlindungi."
Berbekal inilah Rumah Sakit Premier Bintaro, kata dia menerapkan standar tinggi dalam mencegah dan mengendalikan infeksi di Rumah Sakit sehingga pelayanan ke pasien, keluarga dan masyarakat dapat tetap diberikan tanpa mengesampingkan prosedur. Dengan begitu semua pihak dapat hidup berdampingan dengan pandemi dan dapat memberikan layanan sesuai prosedur yang ditentukan.
Itu sebabnya melalui webinar yang digelar RS Premier Bintaro dan IKAMARS bersama Kemenkes, PERSI, IDI, RSCM, Pertmina IHC, Radio Heartline 100.6 FM dan ISS Indonesia itu, kata Almerya , diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan optimal mengenai pelaksanaan hidup pada masa pandemi dan penatalaksanaan selanjutnya.
"Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pengetahuan tenaga kesehatan dan praktisi di fasilitas pelayanan kesehatan dalam penanganan pada masa pandemi, serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat bagaimana mencari bantuan dalam menangani pandemi," ujar Almerya. (RO/A-1)
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved