Jumat 19 Februari 2021, 13:55 WIB

Saatnya Membuat Kemasan Gampang Didaur Ulang demi Lingkungan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Saatnya Membuat Kemasan Gampang Didaur Ulang demi Lingkungan

Dok.Coca Cola Indonesia
Peluncuran botol gampang daur ulang.

 

TANGGUNG jawab semua pihak untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan lingkungan memang sangat diperlukan. Pasalnya, tanpa peran serta semua pihak, kerusakan lingkungan yang berimplikasi pada perubahan iklim bisa semakin parah.

Berangkat dari situlah Coca-Cola Indonesia mengumumkan bahwa merek minuman Sprite telah mengubah desain kemasan botol mereka menjadi botol Pet jernih yang mudah didaur ulang. Pengumuman ini bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021 yang mengambil tema 'Sampah Bahan Baku Ekonomi Saat Pandemi'. Tema tersebut sejalan dengan langkah mereka menggunakan kemasan botol jernih demi meningkatkan aktivitas daur ulang kemasan di Indonesia.

Baca juga: Ayo Jaga Bumi dengan Daur Ulang Sampah

“Kami membuat langkah besar dengan beralih menggunakan kemasan jernih. Kami ingin mengajak masyarakat untuk memberikan solusi yang berarti guna mengatasi permasalahan sampah plastik melalui Project #LihatDenganJernih, yang dirancang untuk membantu meningkatkan laju daur ulang kemasan plastik di Indonesia,” ujar Senior Brand Manager PT Coca-Cola Indonesia, Fitriana Adhisti.

Mereka percaya bahwa kolaborasi antar berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah, bisnis, LSM (lembaga sosial masyarakat), dan konsumen dapat membantu meningkatkan laju daur ulang di Indonesia dan meningkatkan permintaan dari masyarakat akan produk-produk yang terbuat dari kemasan botol daur ulang.

"Kami mengapresiasi semua upaya produsen untuk melakukan pengelolaan sampah kemasan produk mereka secara terus menerus, dengan memastikan sampah kemasan tersebut dikumpulkan dan didaur ulang. Hal ini akan mendukung upaya pemerintah dalam melakukan upaya pengurangan sampah terutama yang berasal dari kemasan sekali pakai,” timpal Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Novrizal Tahar.

Dengan mengganti kemasan botol hijau mereka menjadi kemasan jernih di Indonesia, Sprite telah membuat suatu langkah konkret untuk mencapai visi global 'World Without Waste'. Di Indonesia, upaya ini diwujudkan melalui peningkatan laju pengumpulan dan daur ulang sampah serta penguatan industri daur ulang dan infrastruktur pengumpulan.

“Kami terus berupaya mengurangi limbah dengan merancang kemasan yang dapat didaur ulang serta mengumpulkan dan mendaur ulang 100% produk yang kami jual pada 2030 serta bermitra dengan berbagai organisasi yang dapat membantu kami menemukan solusi untuk mewujudkan semua itu. Inovasi terbaru ini membawa kami selangkah lebih dekat untuk mewujudkan visi global kami yaitu World Without Waste. Kami berharap langkah ini dapat membantu meningkatkan pengumpulan dan pendaurulangan botol Pet secara keseluruhan di Indonesia dan juga menginspirasi konsumen untuk berkontribusi membangun lingkungan bebas sampah di Indonesia,” ujar Director of Public Affairs, Communication and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo.

“Berdasarkan apa yang kami lihat di lapangan, kami merasa bahwa botol Pet jernih ini merupakan suatu hal yang sungguh dibutuhkan oleh industri daur ulang. Botol ini jauh lebih mudah untuk diubah menjadi benda lain yang berguna,” terang M. Bijaksana Junerosano, Managing Director Waste4Change.

Pada kesempatan yang sama, Anak Muda Peduli Lingkungan Kevin Julio juga mengungkapkan dukungannya. Kevin menilai kini masyarakat terutama kalangan muda telah mulai peduli dengan isu lingkungan, dan inovasi seperti ini menjadi langkah konkret.

“Terkadang kita melupakan langkah kecil dalam menghadapi permasalahan sampah plastik di Indonesia. Setidaknya kalau kita paham mengenai daur ulang, mimpi tentang menciptakan lingkungan yang lebih baik bisa lebih cepat kita capai,” ungkap Kevin.

“Semoga kemasan baru botol Sprite jernih ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia, dan tentunya memberikan dampak positif terhadap proses daur ulang serta implementasi ekonomi sirkular di Indonesia,” kata Fitriana. (RO/A-1)

Baca Juga

Dok Selvi Handayani

Keluguan Mereka Jadi Pemicu Semangat

👤Selvi Handayani, Guru SDN 006 Tanah Grogot, Paser, Kaltim, Fasilitator Program Pintar Tanoto Foundation 🕔Selasa 02 Maret 2021, 11:35 WIB
Tugas tidak diberikan setiap hari, tapi satu pekan sekali. Pengambilan hasil tugas bisa di sekolah atau di rumah...
ANTARA FOTO/	Aswaddy Hamid

KLHK Siapkan Helikopter untuk Pengendalian Karhutla Riau

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 02 Maret 2021, 11:16 WIB
"Dukungan helikopter dari KLHK ini untuk membantu kerja patroli atau pemantauan udara, pemadaman udara atau water boombing, dan...
ANTARA/ Raisan Al Farisi

IDI Ingatkan Pembukaan Sekolah Belum Bisa Nasional

👤Humaniora 🕔Selasa 02 Maret 2021, 10:05 WIB
Kebijakan ini dikeluarkan karena semakin muda peserta didik atau jenjang sekolah, semakin sulit melakukan pendidikan jarak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya