Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI saat ini sedang dalam masa pandemi, pendidikan harus tetap berjalan terus. Banyak pihak yang peduli kepada dunia pendidikan, salah satunya Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim (YPA-MDR).
"Beradaptasi pada masa pandemi covid-19 dan era adaptasi kebiasaan baru ini tidak mengurangi semangat dan motivasi YPA-MDR dan seluruh sekolah binaan di mana pun berada. YPA-MDR tetap memberikan kontribusi dan semangat bagi seluruh siswa dan sekolah-sekolah binaannya," kata Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo dalam keterangan resminya, Rabu (27/1).
Itu terbukti dari banyak para guru, siswa, dan sekolah binaan yang meraih prestasi yang membanggakan, baik di tataran wilayah kecamatan, kabupaten, provinsi, maupun nasional untuk bidang akademik, nonakademik, dan penghargaan sekolah adiwiyata. Capaian prestasi para guru, siswa dan sekolah, bahkan para komite sekolah, menunjukkan keseriusan dalam usaha menjadi bagian dalam rangka mewujudkan Pride of The Nation.
Hingga kini YPA-MDR membina 33 sekolah yang sudah mencapai tingkatan unggul dan 18 sekolah berada dalam tahapan proses unggul. "Dalam penilaian status sekolah terdapat 43 sekolah binaan yang terakreditasi A," kata Herawati Prasetyo.
Menapaki usia yang ke-12, jumlah sekolah binaan YPA-MDR telah mencapai 106 sekolah yang tersebar di 16 kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Nusa Tenggara Timur. Total guru binaan 1.509 orang dan siswa binaan 23.819 orang.
YPA-MDR dibentuk secara khusus oleh PT Astra International Tbk. Yayasan ini terus berkontribusi sebagai penggerak kemajuan pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera selama 12 tahun. Kontribusi itu diwujudkan selama 12 tahun melalui program-program pembinaan yang adaptive/agile, innovative, dan impactful (berdampak) berbasis pada empat pola pembinaan terintegrasi yaitu akademis, seni budaya, karakter, dan kecakapan hidup.
Lembaga itu berawal dari gagasan Presiden Direktur Astra periode 2005–2010, almarhum Michael D Ruslim, yang memberikan amanah melalui visi, misi, strategi, dan program-program untuk daerah prasejahtera dan 3T (terluar, terdepan, tertinggal), khusus di bidang pendidikan dalam rangka kontribusi sosial berkelanjutan. Ini dilakukan dalam upaya mewujudkan cita-cita Astra yaitu Sejahtera Bersama Bangsa.
YPA-MDR yang semakin tumbuh dengan membangun karakter insan YPA-MDR dengan moto Melayani dengan Hati mengusung nilai-nilai inti dalam core values CerDAS (Cermat, Dinamis, Antusias, Sinergis), menerapkan pola pembinaan terintegrasi empat pilar program (akademik, karakter, kecakapan hidup, seni budaya), dan konsep sekolah eskalator dalam pemenuhan wajib belajar 12 tahun. Ada berbagai program unggulan dan strategis, seperti SCS (School Collaboration System), matematika metode Gasing, Guru Muda Garda Depan (GMGD), dan program-program ikonik yang melahirkan generasi pengusaha muda (UKM) seperti Kampung Pembatik Cilik, Kemudi (Komunitas Enterpreneur Muda Independen), Desa Wisata Budaya, dan masih banyak yang lain.
Sekadar informasi, acara peringatan 12 Tahun YPA-MDR dimulai sejak 7 Januari 2021. Rangkaian kegiatannya dimulai dari Gerakan Penghijauan Indonesia (7-26 Januari 2021), Lomba Cerdas Cermat Virtual (7-20 Januari 2021), dan Lomba Menyanyi Mars Sekolah Unggul (7-18 Januari 2021). (RO/OL-14)
TEDxSVP mendorong peserta untuk melihat perubahan sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk tumbuh sekaligus memberi dampak positif.
Penguatan proses pembelajaran menjadi inti dari rangkaian Program CSR Bigger Dream Fase 3 yang digagas MMSGI bersama Yayasan Life After Mine Foundation (LINE).
Usia 58 tahun menjadi bukti perjalanan panjang dedikasi dan komitmen Labschool dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Pihak sekolah perlu menerapkan pendekatan yang bersifat edukatif dan kontekstual agar kebijakan pembatasan gawai tidak dipandang negatif oleh peserta didik.
Gavin menjadi siswa pertama dari Indonesia yang berhasil meraih predikat Top In World di ujian Cambridge IGCSE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved