Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Air Minum Galon yang sudah SNI Aman Dikonsumsi

Mediaindonesia.com
30/12/2020 13:42
Air Minum Galon yang sudah SNI Aman Dikonsumsi
Masyarakat Diminta Teliti saat Memilih Botol Susu Bayi.(Dok. Pribadi)

Direktur Klinik Dian Perdana Medika, Jawa Tengah Dian Kristiani membenarkan bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih wadah berbahan plastik. Yang harus menjadi fokus ialah ketelitian memilih plastik yang mengarah kepada botol susu bayi dan tempat makan bukan galon guna ulang. 

"Botol-botol susu dan wadah makan yang saat ini beredar di masyarakat banyak yang belum melalui proses pengujian atau aman dari bahan BPA. Jadi ditakutkan jika digunakan dalam kondisi panas secara berulang-ulang, mikropartikel di plastik BPA akan larut dalam air menembus sawar plasenta dan membahayakan bayi,” kata Dian dalam keterangan, Rabu (30/12/2020). 

Ia membenarkan saat ini ada ketakutan mikropartikel yang terkandung di dalam plastik bisa mengandung BPA yang berbahaya jika terkena panas serta terkonsumsi dalam jumlah besar dan jangka panjang. Karena fokusnya ialah botol susu dan wadah makanan, ia mengaku tidak pernah menyampaikan soal mikropartikel plastik BPA yang ada di dalam galon guna ulang. 

Terkait galon guna ulang, sambung dia, hal itu sudah ditanggapi secara aktif oleh beberapa negara seperti Kanada. Menurut dia, Danone sudah lebih spesifik dalam pemilihan plastiknya sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM Ema Setyawati mengatakan, produk air mineral ber-SNI yang beredar di pasaran aman untuk dikonsumsi. Menurut dia, BPOM juga melakukan pengawasan postmarket, salah satunya dengan melakukan sampling dan pengujian kemasan untuk menjamin air minum dalam kemasan (AMDK) galon. “Dalam data BPOM, sampai saat ini kemasan tersebut masih memenuhi syarat,” tukas Ema. 

BPOM telah menerbitkan syarat migrasi kemasan. Biasanya plastik yang digunakan untuk AMDK adalah PC (poly carbonat), PET (Poly Ethylene Terephtalat) atau PP (Poly Propylene). PC atau PET biasanya digunakan untuk galon AMDK dan mempunyai syarat batas maksimal migrasi. Misalnya untuk PET, migrasinya acetaldehyde atau alkanal, sedangkan untuk PC migrasinya ialah BPA. Menurut Ema, semuanya aman dikonsumsi selama dalam ambang batas yang sudah ditentukan. (RO/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya