Senin 21 Desember 2020, 14:29 WIB

KLHK Umumkan 10 Penerima Penghargaan Kalpataru 2020

Faustinus Nua | Humaniora
KLHK Umumkan 10 Penerima Penghargaan Kalpataru 2020

Antar
Menteri KLHK, Siti Nurbaya

 

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengumumkan penerima penghargaan Kalpataru 2020. Dari 4 kategori, terdapat 10 nama individu atau kelompom masyarakat yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam upaya perlundingan dan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan.

"Penghargaan ini kita berikan kepada para pahlawan lingkungan yang benar-benar telah melakukan hal yang luar biasa dan nyata guna mempetahankan meningkatkan dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan serta kualitas sosial masyarakat di selitarnya," ungkap Menteri LHK Siti Nurbaya, Senin (21/12).

Dia mengatakan meski di tengah situasi sulit karena pandemi Covid-19, para pejuang lingkungan tetap memberikan kontribusi bagi lingkungan hidup. Justru pandemi telah memeberikan pembelajaran berarti tentang keseimbangan manusia dan alam yang perlu dikedepankan.

Sekjen KLHK, Bambang Hendroyono menerangakan bahwa pengahargaan Kalpataru diberikan setiap tahun sejak 1980. Penyerahan Kalpataru 2020 ini bertepatan dengan 40 tahun anugerah lingkungan hidup tersebut.

Dia mengungkapkan ada 175 usulan calon penerima dari 29 provinsi. Selanjutnya dinilai oleh dewan pertimbamhan Kalpataru yang kemudian dilakukan verifikasi dan validasi secara virtual.

"Dan telah ditetapkan 10 penerima penghargaan Kalpataru yang teridiri dari 2 penerima kategori perintis lingkungan, 2 penerima kategori pengabdi lingkungan , 3 penerima kategori penyelamat lingkungan dan 3 penerima kategori pembina lingkungan," teranganya.

Baca juga : Disrupi jadi Tantangan Mewariskan Nilai pada Remaja

Berikut daftar penerima penghargaan Kalpataru 2020.

1. Kategori Perintis Lingkungan

Zeth Wonggor asal Kabupaten Manokwari, Papua Barat

Sadikin asal Kabupaten Bengkalis, Riau

2. Kategori Pengabdi Lingkungan

Wasito asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah

Saraba asal Kota Makasar, Sulawesi Selatan

3. Kategori Penyelamat Lingkungan

Masyarakat Hutan Adat (MHA) Punan Adiu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara

Komunitas Hatabosi Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

Bening Saguling Foundation Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

4. Kategori Pembina Lingkungan

Ida Ayu Rusmarini asal Kabupaten Gianyar, Bali

Zofrawandi asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat

RB Sutarno asal Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta

Adapun penghargaan khusus diberikan kepada Kelompok Pelestarian Cendrawasih 'Botenang' Sawendui dari Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua dan Yal Tudia asal Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Aspek Sosial Jadi Modal Unggul Indonesia Tangani Bencana

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:56 WIB
"Misalnya adalah gotong-royong. Ini tidak didapatkan di negara-negara lain. Ini membuktikan Indonesia memiliki modalitas sosial yang...
Kemenag

Hari Kenaikan Isa Almasih, Menteri Agama Ajak Pererat Kerukunan Umat

👤 Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:45 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peringatan ini jadi momentum untuk mempererat kerukunan umat beragama di...
ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Presiden: Aktivitas Seni dan Budaya Harus Kembali Bangkit

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:39 WIB
“Sudah dua tahun ini kegiatan seni vakum. Saya harapkan setelah pandemi bisa kita kendalikan, aktivitas itu bisa dimulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya