Kamis 17 Desember 2020, 16:54 WIB

Ecopreneurship Dorong Wirausaha Muda Berorientasi Lingkungan

Eni Kartinah | Humaniora
Ecopreneurship Dorong Wirausaha Muda Berorientasi Lingkungan

Ist
Kegiatan Youth Ecopreneur Talk bertema “Green Business for Sustainable Environment and Economy”.

 

INDONESIA berada di posisi keempat negara penghasil emisi gas rumah kaca terbanyak di dunia. Tak hanya itu, Indonesia juga menempati peringkat kedua penghasil sampah plastik terbesar secara global. Sektor industri turut menjadi kontributor dampak lingkungan yang buruk tersebut.

Karena itu, kewirausahaan berorientasi lingkungan (ecopreneurship) menjadi langkah krusial mengurangi pencemaran dan menjaga kelestarian alam Indonesia, serta sejalan mendukung Program Pertumbuhan Ekonomi Hijau yang disusun pemerintah.

Peka memahami situasi itu sekaligus melanjutkan konsistensinya menumbuhkan kewirausahaan muda di Indonesia, Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia) dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) menggagas Youth Ecopreneurship Initiative (YEI) yang memberikan manfaat kepada 8.269 pelajar SMA/SMK di lima kota besar.

Program ini telah berhasil melahirkan 25 bisnis baru ramah lingkungan yang beromzet total lebih dari Rp 214 juta  selama lima hingga tujuh bulan beroperasi.

Sebagai penutup rangkaian program YEI 2020, kegiatan Youth Ecopreneur Talk bertema “Green Business for Sustainable Environment and Economy” dilangsungkan, Rabu (16/12) secara daring.

Sesi gelar wicara ini bertujuan menguatkan edukasi ecopreneurship kepada generasi muda Indonesia dengan menghadirkan narasumber dari PJI dan Citi Indonesia, serta sosok ecopreneur muda sukses nan inspiratif yakni Iben Yuzenho (Pendiri Sebumi) dan Stevia Anlena Putri, President D’Eagle SC dari SMA Karangturi Semarang (pemenang Indonesia Student Company of the Year Competition 2020).

Perlu diketahui bahwa generasi muda Indonesia memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan. Studi Cambridge Global Perspective  mendapati bahwa 21% pelajar Indonesia (usia 13-19 tahun) melihat polusi lingkungan, termasuk sampah plastik, merupakan permasalahan besar global.

Sementara itu, 93% pelajar Indonesia menyatakan akan mengambil aksi untuk menangani isu tersebut. Temuan World Economic Forum juga memperlihatkan perhatian positif lainnya dari generasi muda Indonesia; bahwa mereka memiliki aspirasi besar untuk berwirausaha (35,5% rasio tertinggi dibandingkan negara-negara ASEAN).

“Citi Indonesia menggagas Youth Ecopreneurship Initiative bersama PJI untuk menjembatani tingginya kepedulian generasi muda Indonesia terhadap lingkungan sekitar dengan kian meningkatnya minat mereka untuk berwirausaha,” ungkap Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari, pada keterangan pers, Kamis (17/12).

“ Pemberdayaan generasi muda memang telah menjadi fokus kegiatan sosial kemasyarakatan Citi Indonesia, terutama dalam ranah edukasi, literasi keuangan dan keterampilan dasar kewirausahaan,” jelasnya.

Selama enam tahun penyelenggaraan tanpa jeda sejak 2014, prakarsa kewirausahaan muda ini telah memberi manfaat kepada lebih dari 55.000 pelajar dari 169 SMA/SMK di enam kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Medan.

Sementara, pada gelaran tahun ini (berlangsung Oktober 2019-November 2020), Youth Ecopreneurship Initiative mengikutsertakan pelajar dari lima kota saja (kecuali Medan).

Selama program, para pelajar berkesempatan untuk memperoleh keterampilan dan pengalaman bisnis secara komprehensif dengan mengoperasikan usaha mikro yang berorientasi lingkungan.

“Mendesaknya kewirausahaan ramah lingkungan memotivasi Prestasi Junior Indonesia bersama Citi Indonesia untuk tak henti menumbuhkan kapasitas kalangan muda Tanah Air. Sebab, di tangan merekalah nasib Indonesia berada, termasuk masa depan alam Nusantara yang kaya,” jelas Co-Founder & Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner.

“Kami optimistis, Youth Ecopreneurship Initiative turut andil melahirkan para ecopreneur andal yang jeli menangkap peluang dan mampu mengelola usaha secara bertanggung jawab  yang siap mengaplikasikan praktik bisnis berkelanjutan guna meningkatkan kebermanfaatan mereka bagi kelestarian alam Indonesia,” ujar Robert. (Nik/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA

LTMPT: Registrasi Akun Peserta Ditutup pada 12 Maret

👤Humaniora 🕔Rabu 03 Maret 2021, 12:25 WIB
Hingga Rabu (3/3) pukul 08.15 WIB, siswa lama yang memiliki akun aktif sebanyak 82.077 siswa dan siswa lama yang melakukan permanen data...
ANTARA/Umarul Faruq

Hari ini, 500 Pengurus MUI Pusat Jalani Vaksinasi Covid-19

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 12:00 WIB
Vaksinasi di MUI ini bertujuan agar memberikan teladan kepada masyarakat, bahwa ulama di MUI juga ikut melaksanakan vaksin, sebagai bentuk...
ANTARA/ JUSTIN TALLIS

BIN Cermati Dinamika Mutasi Virus Korona B117 di Indonesia

👤Ferdian Ananda 🕔Rabu 03 Maret 2021, 11:30 WIB
Diperlukan pengembangan riset untuk mencari model penanganan lebih baik karena proses mutasi B117 sudah ada disekitar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya