Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 14.747 siswa sekolah menengah atas/madrasah aliah (SMA/MA) di Tanah Air bersaing dalam Olimpiade Sains Provinsi (OSP).
Mereka memperebutkan tiket ke Olimpiade Sains Nasional (OSN).
"Olimpiade dilaksanakan secara berjenjang. Harap-annya, itu memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa SMA/MA untuk berkompetisi," kata Direktur Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar, dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Purwadi, di Jakarta, kepada Media Indonesia, Sabtu (26/3).
Kemendikbud tidak membatasi sekolah unggulan atau tertentu yang bisa ikut.
"Jika memang punya kompetensi dan kemampuan yang tinggi, pasti akan mampu melewati seleksi," lanjutnya.
Purwadi menambahkan ajang itu merupakan unjuk prestasi anak-anak bangsa dan menjadi kebanggaan daerah masing-masing.
"Menjadi juara di tingkat kabupaten saja sudah menjadi sebuah kebanggaan, apalagi kemudian juga di tingkat provinsi, bahkan nasional, apalagi internasional," jelas dia.
Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud, Suharlan, meminta dinas provinsi lebih meningkatkan peran dan perhatian bagi para siswa yang nantinya lolos OSP, terutama dalam rangka pembinaan generasi.
"Setiap provinsi tentu punya strategi masing-masing. Namun, saya harap segera jalin kerja sama dengan perguruan-perguruan tinggi di provinsi masing-masing untuk memfasilitasi anak-anak kita yang punya bakat-bakat hebat ini," kata Suharlan.
OSP telah berlangsung serentak di 34 provinsi pada 22-24 Maret.
Ajang itu juga merupakan seleksi lolos atau tidaknya mereka ke tingkat yang lebih tinggi lagi, yakni OSN di Palembang, 15-21 Mei 2016.
Dari setiap OSP, akan terpilih 810 siswa di OSN.
Seleksi OSP itu juga dilakukan untuk memfasilitasi dan menjaring siswa SMA/MA yang memiliki potensi, bakat, dan minat dalam bidang sains.
Terdapat sembilan bidang yang dilombakan, yakni matematika, fisika, kimia, biologi, komputer, astronomi, ekonomi, kebumian, dan geografi. (Bay/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved