Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Bisa Capai Rp446 Juta Per Orang

Nur Azizah
17/11/2020 11:25
Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Bisa Capai Rp446 Juta Per Orang
Petugas kesehatan membawa warga yang berperan menjadi pasien terpapar covid-19 saat simulasi di Pulau Hatta, Banda, Maluku.(ANTARA/Muhammad Adimaja)

GURU Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany menyebut biaya perawatan pasien covid-19 rata-rata mencapai Rp184 juta. Biaya termurah Rp2,4 juta dengan kondisi pasien tidak mengalami gejala.

Sedangkan biaya perawatan paling mahal mencapai Rp446 juta. Biasanya, pasien mengalami penyakit penyerta seperti diabetes, kolesterol, dan lainnya.

"Ini berdasarkan hasil survei di sembilan provinsi di Indonesia. Kami menemukan biaya tertinggi mencapai Rp446 juta. Rata-rata dana yang dikeluarkan untuk mengobati satu pasien covid-19 adalah Rp184 juta, dengan rata-rata lama perawatan 16 hari rawat inap," jelas Hasbullah dalam keterangan tertulis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Jakarta, Selasa (17/11).

Baca juga: Ini Dia Mitos Vaksin Covid-19 yang Merebak di Masyarakat

Hasbullah menegaskan kerugian akibat terinfeksi covid-19 bisa lebih banyak. Seseorang bisa kehilangan pekerjaaan, tabungan, hingga mengalami depresi akibat covid-19.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak (3M)

"Jangan menganggap sakit itu musibah yang tidak bisa dihindari. Penyakit ini bisa dicegah. Lakukan dengan mengubah perilaku dan menjaga gaya hidup sehat," ungkapnya.

Hasbullah mewanti-wanti agar ketidakpedulian masyarakat menimbulkan beban untuk negara. Sebab, perawatan pasien covid-19 masih menjadi tanggungan negara.

"Pengeluaran negara mencapai Rp800 triliun untuk pengobatan hingga program pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19. Apabila masyarakat disiplin melakukan gerakan 3M, kerugian negara bisa ditekan, dan dampak lainnya kasus covid-19 pun juga menurun," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya