Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pemerintah Finalisasi Roadmap Vaksinasi Covid-19 Nasional

Suryani Wandari Putri Pertiwi
04/11/2020 12:38
Pemerintah Finalisasi Roadmap Vaksinasi Covid-19 Nasional
Petugas kesehatan melakukan simulasi suntik vaksin COVID-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Jawa Barat.(ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

SATUAN Tugas Penanganan Covid-19 mengonfirmasi roadmap atau peta jalan vaksinasi kini dalam tahap finalisasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan roadmap mencakup kandidat vaksin dan penyusunan tahapan prioritas penerima vaksin. Pemerintah telah mempertimbangkan berbagai hal dalam menyusun roadmap.

"Dengan berbagai pertimbangan, seperti ketersediaan vaksin, jumlah penduduk, wilayah berisiko, tahapan pemakaian, dan indeks pemakaian. Selain itu, roadmap mencakup perkiraan skema platform vaksin dan sasaran klaster kelompok, estimasi kebutuhan, dan rencana pemberian vaksin," kata Wiku dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (3/11) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Kemenkes Tingkatkan Penelusuran Kontak di 10 Provinsi

Ia menuturkan, untuk mencapai efektifitas vaksin yang maksimal, roadmap juga memperhatikan cold chain atau rantai dingin vaksin dan kapasitas SDM yang melibatkan beberapa jenis tenaga kesehatan termasuk vaksinator.

Telah disiapkan juga jejaring layanan untuk menjamin aliran distribusi dengan melibatkan lintas sektor.

Wiku juga menyatakan, saat ini, pemerintah telah mengkaji hal-hal penting lainnya yang tidak boleh diabaikan dalam persiapan vaksinasi nasional.

Hal itu bertujuan memastikan keamanan dan ketersediaan serta mekanisme penyuntikan vaksin dengan melibatkan pendapat dari berbagai elemen baik lintas kementerian dan lembaga.

"Kehadiran vaksin adalah angin segar untuk kita semua. Tetapi, hingga vaksin siap, bahkan meskipun vaksin sudah ada dan siap, kita pastikan masyarakat dan pemerintah mematuhi protokol 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebagai upaya pencegahan primer," tegas Wiku.

Ia juga mempertegas, meskipun nanti vaksin telah tersedia, menjaga protokol kesehatan tetap penting dilakukan. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya