Jumat 30 Oktober 2020, 09:20 WIB

Akselerasi Persiapan Logistik dan SDM untuk Vaksinasi Covid-19

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Akselerasi Persiapan Logistik dan SDM untuk Vaksinasi Covid-19

AFP/Luka Gonzales
Ilustrasi vaksin

 

SATGAS Penanganan Covid-19 mengonfirmasi saat ini pemerintah sudah mempertimbangkan berbagai aspek untuk pelaksanaan vaksinasi covid-19. Mulai dari logistik hingga sumber daya manusia (SDM) vaksinasi. Dari data Kementerian Kesehatan, persiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain sudah berjalan dengan baik.

Cold chain bertujuan untuk menjaga kualitas maupun efektivitasnya. 

"Saat ini rata-rata kesiapan cold chain yang berfungsi di Indonesia mencapai 97%," kata Wiku saat menjawab pertanyaan media dalam perkembangan penanganan Covid-19 sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/10).

Tidak hanya itu, dari sisi SDM yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, perawat dan bidan sudah dipersiapkan. Dari data Kementerian Kesehatan juga, Wiku menyebut jumlah SDM yang dipersiapkan sebanyak 739.722 orang. Serta vaksinator di Puskesmas dan rumah sakit sebanyak 23.145 orang atau secara rasio sebesar 1:20 di seluruh Indonesia.

"Kami percaya vaksinasi yang sukses adalah aman dan efektif secara medis serta diikuti persiapan penyelenggaraan yang matang. Untuk itu kami harapkan masyarakat bersabar menanti proses vaksinasi dan tetap mematuhi protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan)," jelas Wiku.

Baca juga:  Efek Samping Berat tidak Ditemukan pada 1.542 Relawan Vaksin

Wiku menegaskan, saat ini kandidat vaksin-vaksin yang ada, sedang dalam tahap uji klinis fase 3. Untuk memastikan keamanan, efek samping dan rentang dosis aman yang akan digunakan untuk manusia.

"Pemerintah masih menunggu hasil uji klinis fase 3, serta transfer dokumen Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) untuk dianalisa," tutur Wiku menjawab pertanyaan media.

Karenanya, pemerintah menekankan upaya pengembangan vaksin dilakukan secara hati-hati dan berpedoman pada standar kesehatan. Setelah lulus uji standar kesehatan, maka Badan POM akan mengeluarkan emergency use of authorization atau izin untuk dapat digunakan.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga terus meminta pemerintah daerah meningkatkan upaya testing (pemeriksaan). Masyarakat juga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala covid-19.

Testing juga harus dilakukan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan. Ini menjadi prasyarat sebelum melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi tertentu sesuai kebijakan Menteri Perhubungan.

Dalam menangani pandemi ini, keberhasilannya bergantung kepada seluruh elemen masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan senantiasa menerapkan 3M.

"Semakin disiplin masyarakat patuh, maka semakin efektif penanganan pandemi covid-19," pesan Wiku.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Istimewa

Galon Plastik Sekali Pakai Disebut Mudah Didaur Ulang

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:02 WIB
Kode plastik daur ulang Nomor 1 tergolong mudah didaur ulang dan dapat digunakan...
MI/Rommy Pujianto

Data Komprehensif Penyandang Disabilitas Mendesak Diwujudkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:07 WIB
Pemanfaatan data secara komprehensif itu untuk kepentingan penanganan para penyandang disabilitas yang juga merupakan bagian dari warga...
Dok. LAPAN

Ternyata, Indonesia Negara Kedua di Asia yang Luncurkan Roket

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 02 Desember 2020, 19:40 WIB
Tipe roket yang dikembangkan antara lain RX-100, RX-120, RX-360, RX-450, RX-550. Roket RX-450 yang mengemban misi sebagai roket peluncur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya