Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJADI pandemi covid-19 yang belum menunjukan tanda tanda melandai menjadikan kurikulum harus adaptif pada keadaan serta perkembangan lingkungan.
"Masa pandemi covid 19 memerlukan kurikulum adaptif yang mengakomodasi keragaman Kurikulum harus dinamis sesuai perkembangan zaman," kata Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan ( Kapuskurbuk) Kemendikbud Maman Faturahman menjawab mediaindonesia.com, Rabu ( 23/9).
Maman mengutarakan Tim Pusat Kurikulum dan Perbukuan melakukan berbagai kajian tentang implementasi kurikulum nasional yang berlaku. Selain itu juga menerima berbagai kajian yang dilakukan masyarakat dan telah dipublikasikan.
Pada sisi lain , lanjut dia, terdapat instruksi Presiden agar kurikulum disesuaikan dan implementasi Merdeka Belajar dalam berbagai aspek dan jenjang pendidikan, termasuk menekankan aspek teaching at the right level memerlukan perubahan yang tepat.
Baca juga : Kemendikbud Akui Ada Provider Manfaatkan Momen Subsidi Kuota
Ia menyatakan jadwal uji publik yang melibatkan masyarakat sedang dibahas.
"Setelah kajian internal siap, Kemendikbud akan melibatkan pakar dan stakeholder terkait, " paparnya.
Namun Maman tidak menjelaskan mata pelajaran ( mapel) apa saja yang akan dilakukan kajian dalam kurikulum adaptif tersebut.
Pada bagian lain, praktisi pendidikan Indra Charismiadji menilai stigma ganti menteri ganti kurikulum tidak berubah. Ia menyaranka semestinya Kemendikbud membuat kajian terlebih dulu guna perbaikan mutu pendidikan Indonesia dapat dilaksanakan. "Ini sepertinya Kemendikbud lebih banyak membuat kegaduhan daripada kerja, kerja, kerja.Seperti sempat hebohnya isu penghapusan mapel Sejarah, isu Merdeka Belajar dan hebohnya Organisasi Penggerak, " pungkas Indra.(OL-2)
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved