Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM pendek Tilik yang dirilis pada 2018 sedang menjadi pembicaraan hangat di Twitter Indonesia setelah ditayangkan gratis melalui kanal Youtube pada Senin (17/8). Salah satu karakter dalam film, Bu Tejo, tenar dan berhasil membuat warganet gemas.
Sosok Siti Fauziah Saekhoni atau biasa disapa Ozi, 32, pemeran Bu Tejo, menceritakan pengalamannya membintangi film berdurasi 32 menit 34 detik ini. Ozi menilai sosok Bu Tejo sebenarnya tidak julid. “Dia cuma mempertanyakan hal-hal yang dia ketahui dari informasi di internet yang diakses,” kata dia, Kamis (20/8).
Ozi menceritakan proses pencarian karakter yang tepat untuk tokoh Bu Tejo yang diperankannya adalah hal terpenting. Menurut Ozi yang juga banyak berkecimpung di dunia teater, tokoh yang diperankan harus memiliki latar belakang yang jelas, baik dari sisi psikologis maupun sosiologis.
Riset yang dilakukannya untuk membangun karakter Bu Tejo pun cukup sederhana. Dia menggali karakter Bu Tejo saat berbelanja di pasar. Diamatinya tingkah polah ibu-ibu di pasar saat berbincang satu sama lain.
Kepingan-kepingan percakapan itu yang kemudian dieksplorasi untuk membangun karakter Bu Tejo hingga mendapatkan penjiwaan. Di sisi lain, karakter yang diperankan itu juga sangat dekat dengan kehidupan kesehariannya sehingga dia tidak terlalu kesulitan.
“Kalau sudah dekat banget, aku juga kayak Bu Tejo, sok nyinyir. Bahkan, ada yang bilang judule Bu Tejo meranke Ozi,” kata dia.
Namun, Ozi mengatakan ada perbedaan dirinya dengan Bu Tejo. Dia lebih memilih melakukan cross check informasi yang didapat kepada orang yang dimaksud daripada membicarakannya dengan orang lain.
Bukan tokoh utama
Dia mengatakan awalnya sosok Bu Tejo diperankan oleh orang lain. Namun, karena si calon pemeran sudah cukup sepuh dan medan yang dilalui saat syuting berat, pemeran Bu Tejo akhirnya diganti. Ozi-lah yang kemudian didapuk memerankan tokoh tersebut.
“Saat disuruh menjadi Bu Tejo, saya juga agak kaget. Bisa nggak, ya,” kata Ozi yang baru pertama mendapatkan peran utama di film.
Sutradara pun meyakinkan dirinya mampu memerankan Bu Tejo. Padahal, dia saat itu seharusnya bukan berperan sebagai tokoh utama dan proses pengambilan gambar sudah akan dimulai.
Ozi pun meminta waktu untuk mendalami karakter Bu Tejo karena peran yang dibawakannya cukup krusial dan banyak dialognya. “Dari reading sampai selesai waktunya cuma dua mingguan,” kata perempuan yang telah bermain dalam enam film ini.
Khusus pengambilan gambar, kata dia, prosesnya cukup singkat, hanya tiga hari. Proses pengambilan gambar hanya dilakukan pada pagi hari. Saat pengambilan gambar adalah yang terberat. Pasalnya, dia harus berakting di atas truk yang sedang berjalan dengan melewati jalanan yang naik-turun.
Di balik lika-likunya memerankan sosok Bu Tejo, Ozi mengaku senang dengan tingginya respons penonton. Ternyata tidak hanya film Holywood yang ditonton. Banyak film pendek lain yang bagus untuk ditonton. “Film ini disukai mungkin karena dekat sama keseharian sehingga menjadi seru bagi mereka (penonton),” kata dia. (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved