Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
LAMA berkecimpung di dunia film, aktris Dian Sastrowardoyo, 38, menantang dirinya dalam film Guru-Guru Gokil yang akan tayang di Netflix pada 17 Agustus mendatang.
Proses panjang dan tidak mudah, tidak membuat Dian kapok untuk mengambil posisi sebagai produser film. Baginya, sama-sama seru apakah itu menjadi produser atau pemain di film itu.
Ada perbedaan di kesenangan yang dia dapatkan. Bila menjadi pemain dirinya mengaku tidak pusing, tinggal dipanggil, dan mengerjakan bagian pekerjaannya, yaitu syuting, berperan, dan berpromosi film.
Dalam menjadi produser, Dian mengakui banyak pusingnya. Itu justru jauh sebelum syuting dan pascaproses syuting selesai. “Pusingnya menjadi produser itu ngeringeri sedap. Serunya tetap ada, tidak sampai membuat kapok karena saya menjadi punya tantangan baru,” cerita ibu dua anak itu, dalam webinar, Selasa (11/8).
Menjadi produser, menyadarkan Dian, sulitnya mendapatkan uang sebagai modal pembuatan film, mencari investor, roadshow, meyakinkan potensial investor supaya mereka mau berinvestasi, mencari nilai yang berbeda dari filmnya jika dibandingkan dengan film-film lain.
Kemudian pascaproduksi, dia memantau proses editing agar sesuai rencana. “Banyak yang dipusingin, tetapi keduanya seru. Saya tetap menerima panggilan sebagai pemain film. Sebagai produser juga tidak kapok dan akan belajar lagi. Terus terang saya banyak belajar,” ucap pemenang Piala Citra 2004 untuk perannya dalam Ada Apa dengan Cinta? itu.
Lakukan riset
Dian menuturkan pengembangan cerita di film ini benar-benar berdasarkan riset.
Timnya melakukan beberapa wawancara kepada guru-guru yang ada di pelosok, menanyakan seperti apa tantanganya, hal apa yang paling berat dalam menjalani tugas sebagai guru, dan apa yang membuat pekerjaan guru menjadi sangat berharga.
Rata-rata, kata Dian, timnya mendapat jawaban yang menarik, seperti menjadi guru mayoritas dimotivasi oleh panggilan hati, bukan untuk mengeruk keuntungan. Selain itu, Dian mendapatkan gambaran bahwa guru-guru selama ini juga harus berjuang dengan pekerjaan tambahan, seperti usaha sampingan sebab tidak cukup hanya bergantung dari gaji.
“Mereka sayang sama muridmuridnya dan tidak berpikiran untuk berhenti karena kasihan dengan siapa yang akan mengajar murid-muridnya. Kami ingin menceritakan guru seautentik mungkin bahwa guruguru di Indonesia memang segitu terpanggil menjadi guru. Kami ingin tangkap ketulusan itu,” pungkas sarjana filsafat Universitas Indonesia itu yang dinikahi pengusaha Maulana Indraguna Sutowo pada 2010 itu.
Guru-Guru Gokil menceritakan kisah mengenai seorang laki-laki bernama Taat Pribadi yang diperankan aktor Gading Marten. Taat penuh ambisi, tetapi selalu gagal dalam meraih kesuksesan. Taat tidak memiliki hubungan baik dengan ayahnya yang seorang guru. Namun, ia sendiri terpaksa mengambil pekerjaan sebagai guru untuk bisa mengumpulkan uang. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved