Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Dipha Barus Buka Jalan Menuju Mini Album

Zubaedah Hanum
10/8/2020 04:25
Dipha Barus Buka Jalan Menuju Mini Album
Musikus Dipha Barus(Dok. Instagram@DIPHABARUS - Instagram@HILARIUSJASON)

NAMANYA Dipha Kresna Aditya Barus, tapi ia lebih dikenal sebagai Dipha Barus. Laki-laki berusia 34 tahun ini menjadi salah satu musikus yang sukses membesarkan industri musik dansa elektronik (EDM) Tanah Air.

Saat ini, DJ of the Year versi Paranoia Awards 2018 itu dalam kontrak penuh bersama Ultra Records. Label musik Ultra menaungi sejumlah musikus dan DJ ternama, seperti Calvin Harris, Omi, Steve Aoki, Alan Walker, dan Kygo.

Pada 14 Agustus 2020 mendatang, Dipha berencana merilis single berjudul Down dengan menggandeng Cade, penyanyi asal Amerika Serikat yang juga dinaungi label Ultra Records.

Lirik lagu Down ditulis Cade dan Dipha yang mengaransemen musiknya bergenre house music, tetapi tetap memiliki nuansa pop. Dipha mengungkapkan lagu ini bercerita tentang pentingnya komunikasi dalam sebuah relasi.

“Untuk menunjukkan bahwa communication is the key to connection dan salah satunya itu dilihat dari communication di relationship. Communication is the key,” terang Dipha saat wawancara virtual bersama Medcom.id, Jumat (7/8).

Meski begitu, Dipha Barus membebaskan pendengar memaknai lagu Down. Di luar makna pentingnya komunikasi, lagu Down bisa punya arti sendiri bagi pendengarnya.


Kembali ke akar

Pria berdarah Karo, Sumatra Utara, itu membeberkan Cade pernah menjadi penampil dalam We The Fest 2019. Pertemuan mereka berawal dari ajang tersebut, lalu bertukar pesan di Instagram. Pada Januari 2020, Dipha dan Cade bertemu di Los Angeles, AS.

Di sana mereka melakukan rekaman di Ultra Records selama empat jam. Ketika bertolak ke Jakarta, materi lagu Down dan beberapa lagu hilang.

“Habis itu, pulang ke Jakarta datanya hilang. Itu gua harus ngerjain ulang, terus ada WFH (kerja dari rumah) segala macem, gua enggak bisa balik ke Los Angeles dan semuanya gua ngerjain di Bali dan dia di Los Angeles,” cerita laki-laki kelahiran 4 Januari 1986 itu.

Dalam single Down, Dipha Barus lebih eksploratif dan ekspresif dalam berkarya. Hal ini tak terlepas dari keinginannya memperkaya pengaruh house music di dunia EDM.

“Gua ingin tahun ini mengeluarkan lagu yang punya influence house music which is influence yang salah satu subgenre musik yang buat gua cinta banget sama dunia EDM. Gua pengin back to the roots,” terang Dipha Barus yang baru saja menikah pada 4 Januari 2020 lalu.

Ultra Records mendukung baik niat Dipha. Peralatan dan studio disediakan untuknya. Dalam kesempatan ini, Dipha Barus juga menjalin hubungan baik dengan sejumlah musikus.

“Pas di Amerika, ketemu juga ditemuin sama salah satu penemu house music pas lagi di Los Angeles dan mereka juga mengenalkan media-media di sana house music rising star dari Asia,” terang Dipha Barus.

Salah satu lagu yang melambungkan nama Dipha Barus ialah single berjudul No One Can Stop Us yang dirilisnya pada Maret 2016 berkolaborasi dengan Kallula.

Dalam kanal Youtube, video lagu No One Can Stop Us sudah dilihat lebih dari 10,8 juta kali. Banyak warga net yang mengira lagu itu dibuat orang luar Indonesia, padahal asli buatan lokal. Itu diketahui dari beberapa komentar warga net di video itu. ‘2020 gara-gara karantina baru tahu gue ini lagu Indonesia’, cicit pemilik akun Serrakura Chandra. (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya