Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Pemerintah Kejar Penurunan Angka Kematian Covid-19

Syarief Oebaidillah
03/7/2020 10:05
Pemerintah Kejar Penurunan Angka Kematian Covid-19
Angka kematian per hari covid-19 di Indonesia per hari.(Screenshot Worldometer)

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan target utama pemerintah dalam penanganan covid-19 saat ini adalah menekan angka kematian (fatality rate).

Hal itu didasari melihat angka kematian akibat Covid-19 yang relatif masih meningkat seiring ditemukannya kasus-kasus positif baru di sejumlah daerah di Indonesia.

"Fatality rate ini yang paling penting. Kalau bisa sedikit yang terkena , jika yang terkena banyak namun yang meninggal sedikit itu masih bagus. Kita akan mengejar bagaimana supaya angka kematian ini betul-betul nol," kata Muhadjir dalam keterangan resminya.

Hingga 2 Juli 2020, kasus meninggal covid-19 di Tanah Air menjadi 2.987 dan pasien sembuh menjadi 26.667 setelah ada penambahan 1.072 orang dalam sehari. kasus terkonfirmasi positif di Indonesia mencapai sebanyak 1.624 orang dan itu menjadikan total kasus mencapai 59.394 pasien.

Pada Kamis, (2/7), epidemiolog Gugus Tugas Nasional Covid-19, Dewi Nur Aisyah menyebutkan, positivity rate Indonesia mencapai 12%, atau masih di atas standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia WHO yang sebesar 5%.

Muhadjir menyatakan, tidak ada pilihan selain memastikan setiap daerah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai. Untuk itu pemerintah pusat sudah langsung memberikan bantuan diantaranya berupa alat tes PCR beserta perlengkapan kesehatan seperti alat pelindung diri (APD).

Menurutnya banyaknya kasus kematian Covid-19 akibat disertai penyakit bawaan yang kemudian dipicu dengan keberadaan virus tersebut. Beberapa daerah melaporkan jenis penyakit bawaan yang perlu diwaspadai antara lain diabetes, jantung, dan tekanan darah tinggi.

Kendati begitu, Menko PMK mengingatkan Covid-19 tidak hanya berisiko pada mereka yang rentan juga mudah menyerang seseorang yang memiliki imunitas rendah. Sehingga menjaga daya tahan tubuh sangat penting di samping disiplin menjalankan protokol kesehatan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zubaedah Hanum
Berita Lainnya