Selasa 19 Mei 2020, 08:15 WIB

Pemda Kelola Limbah Infeksius Korona

MI | Humaniora
Pemda Kelola Limbah Infeksius Korona

Dok.KLHK

 

PEMUSNAHAN limbah infeksius covid-19 secara tepat dan benar sangat penting guna memutus mata rantai penularan dan menekan penyebaran virus korona. Jumlah limbah medis tersebut meningkat 30% selama pandemi. Namun, kapasitas pengolahan limbah B3 medis di beberapa daerah, terutama di luar Jawa, masih terbatas. Untuk itu, dalam mengelola limbah medis tersebut, KLHK  mengeluarkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.02/PSLB3/PLB.3/3/2020 tentang Pengelolaan Limbah Infeksius (limbah B3 dan sampah rumah tangga dari penanganan covid-19).

Pada surat edaran tersebut keterlibatan pemda dan stakeholders di daerah sangat penting dalam penanganan limbah medis. Untuk diketahui, limbah medis infeksius bukan hanya dari rumah sakit rujukan dan rumah sakit darurat covid-19, melainkan juga bersumber dari masyarakat atau rumah tangga ODP dan PDP, seperti limbah masker bekas dan APD bekas.

Menurut Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Kementerian LHK, Rosa Vivien Ratnawati, pemerintah daerah harus berpartisipasi dalam menyiapkan sarana dan prasarana, seperti dropbox untuk mengelola limbah medis yang bersumber dari rumah tangga. Sementara itu, limbah yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan harus dimusnahkan dengan insinerator bersuhu 800 derajat Celsius hanya selama masa pandemi ini. Alternatif pemusnahan melalui kiln semen juga dimungkinkan.

“Untuk itu, pemda wajib mengetahui dan memastikan limbah medis dari fasyankes dan dikelola dengan tepat,” kata Vivien dalam Rapat Koordinasi Regional Pengelolaan Limbah Medis Masa Pandemi Covid-19, kemarin. Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah non-B3 KLHK, Sinta Saptarina Soemiarno, menuturkan adanya kesenjangan kapasitas pemusnahan limbah medis lainnya telah dicarikan solusinya dengan membangun 32 fasilitas pemusnah limbah B3 medis di 2020-2024 dengan APBN KLHK yang nantinya diserahkan dan dikelola pemda. (Fer/H-1)

Baca Juga

MI/ VICKY GUSTIAWAN

Menimbang Efektivitas PTM di Masa Pandemi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 15:20 WIB
Dengan PTM ini bisa memberi waktu kepada anak-anak, juga karena tidak ada batasan waktu untuk tugas guru akan aktif mengingatkan siswanya...
ANTARA / Nyoman Hendra Wibowo

BMKG Catat Ada 32 Kali Aktivitas Gempa di Banyubiru, Ambarawa, Salatiga

👤 Atalya Puspa 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 14:45 WIB
Terjadinya fenomena gempa swarm ini setidaknya menjadikan pembelajaran tersendiri untuk masyarakat, karena aktivitas swarm memang jarang...
DOK. ITS

ITS Raih Penghargaan Terbanyak Pada Kontes Kapal Cepat Tak Berawak 2021

👤 Faustinus Nua 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 14:20 WIB
Melalui kontes ini, pemerintah ingin terus menanamkan kesadaran pada generasi muda bahwa kita (Indonesia) adalah negara maritim terbesar di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya