Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang masih berlanjut telah mendorong pemerintah memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk meminimalkan penularan.
Namun, ada sebagian orang yang karena tuntutan pekerjaannya membuat mereka harus tetap keluar rumah demi mencari nafkah untuk keluarga. Seperti supir taksi, angkot, ojol, pengamen, dan pemulung. Ironisnya, karena hampir semua masyarakat Indonesia di kota besar tinggal di rumah saja semasa WFH ini, otomatis pendapatan mereka pun berkurang drastis.
Atas dasar itu, Yayasan Lions Mengabdi Indonesia (YLMI) mengulurkan bantuan kepada mereka. Bantuan yang berupa paket sembako, makanan siap santap, dan masker kain itu diberikan secara bertahap sejak 25 Maret hingga kini.
“Memang banyak kelompok masyarakat lain yang pendapatannya juga menurun, namun yang terlihat jelas ini ya mereka-mereka ini, yang biasa bekerja di jalan, maka kami utamakan mereka dulu, namun tentu dengan kemampuan kami, kami usahakan menolong yang lain juga,” ujar Ketua YLMI yang juga Gubernur Distrik Lions Clubs International Distrik 307 B1, Noesye Bowo Watjoko. Ia terjun langsung membagikan nasi kotak pada para supir taksi di pinggiran Jalan Raya Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (20/4).
YLMI merupakan yayasan yang dibentuk 15 tahun lalu oleh beberapa anggota Lions Clubs International di Indonesia. “Dari awal kami bersepakat untuk cepat tanggap menolong masyarakat Indonesia yang sedang dalam kesulitan,” kata Itha Saleem selaku Ketua Komite YLMI untuk wilayah Jakarta, Bogor, dan Kalimantan. (RO/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved