Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

47 Ribu Spesimen telah Diperiksa, 35.644 Negatif

Atalya Puspa
19/4/2020 16:57
47 Ribu Spesimen telah Diperiksa, 35.644 Negatif
Juru bicara nasional untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto.(Antara)

Hingga kini pemerintah Indonesia telah memeriksa sebanyak 47 ribu spesimen dengan menggunakan alat polymerase chain reaction (PCR). 47 ribu spesimen tersebut didapatkan dari 42 ribu orang dari 250 kabupaten/kota di Indonesia.

"Spesimen sudah melebihi 47 ribu atau 42 ribu orang yang sudah diperiksa. Hasil positif 6.575. Negatif 35.644," kata juru bicara nasional untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto dalam telekonfrensi di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (19/4).

Baca juga:Kasus Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah Jadi 686 Orang

Yurianto menyebut, pihaknya akan terus berupaya mempercepat pemeriksaan spesimen untuk menanggulangi pandemi covid-19 ini. Hingga saat ini, terdapat 35 laboratorium yang mampu melakukan uji covid-19.

"Kita bersyukur, hari ini nanti malam kita akan dapat reagen untuk optimalkan labaoratorium yang kita miliki. Nanti kita akan langsung disturbusikan ke seluruh lab jejaring," beber Yurianto.

Adapun, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sampai hari ini berjumlah 178 ribu. Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 15.646.

Baca juga:Lawan Covid-19, DPR Salurkan Obat Herbal dari Wuhan

"PDP ini kita siapkan untuk pemeriksaan PCR. Ini pasti ada hasil positif. Dan yang hasilnya negatif akan kita keluarkan dari daftar PDP. Tentunya dengan pengawasan yang dilakukan RS," tutup Yurianto. (Ata/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya