Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dalam kurun waktu selama kurang lebih 1 tahun terakhir, sejak 2018, telah menjaring 4.063 situs maupun akun yang menjual obat tidak sesuai ketentuan. Sebagian besar dari yang terjaring itu ditemukan di Markerplace.
"Hasil pengawasan obat secara daring di website, marketplace e-commerce, media sosial, serta di situs-situs lainnya hingga Juni 2019 tidak kurang 4.063 situs atau akun yang menjual obat tidak sesuai dengab ketentuan, " kata Kepala BPOM Penny Lukito, dalam keterangan resmi, Jumat (18/10).
Ia menyebutkan, berdasarkan hasil temuan tersebut pihaknya telah melapor kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk dapat dilakukan penurunan terhadap situs maupun akun tersebut.
"Dari 4.063 situs atau akun yang ditemukan BPOM sudah direkomendasikan kepada Kemkominfo untuk dilakukan take down dan sebanyak 69% situs atau akun sudah tidak dapat diproses," tuturnya.
Baca juga: Biaya Sertifikasi Halal Bervariasi
Ia menjelaskan, berdasarkan pengawasan obat secara daring hingga Juni 2019 terdapat lima besar obat yang paling sering dijual. Di antaranya obat antibiotik, obat anastesi, obat disfungsi ereksi, Obat psikotropika, dan obaf TIE (obat tradisional yang tidak memiliki izin edar).
"Obat ini yang banyak dijual di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan Blibli, " ucapnya.
Dikatakannya, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk terus menjaring penjualan obat yang tidak sesuai dengan ketentuan pada situs hingga marketplace.
"Upaya yang telah kita lakukan, satu intensifkan pengawasan dengan membentuk tim cyber pada 2018, melakukan sinergitas dengan pelaku usaha dalam pengawasan obat secara daring, finalisasi peraturan Badan POM tentang pengawasan obat yang dilakukan secara daring, peningkatak koordinasi dengan Kemkominfo dalam rekomendasi takedown, " pungkasnya. (OL-2)
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved