Rabu 14 Agustus 2019, 18:16 WIB

Ratusan Personel masih Berusaha Padamkan Api di Gunung Sumbing

Lina Herlina | Humaniora
Ratusan Personel masih Berusaha Padamkan Api di Gunung Sumbing

MI/Lina Herlina
Ratusan Personel masih Berusaha Padamkan Api di Gunung Sumbing

 

Sebanyak 116 personel gabungan dari dari TNI Polri, Perhutani, dan relawan, terus berusaha memadamkan api yang kini merambat ke hutan lindung Gunung Sumbing, yang masuk wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Karena ternyata, hingga Rabu (14/8), api belum juga padam. Wakapolres Magelang Kompol Eko Mardiyanto mengatakan di lokasi Basecamp Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, bahwa mereka melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Untuk pemadaman, lanjut Eko, tim dibagi atas tiga tim. Tim pertama berangkat dari Basecamp Adipuro sebanyak 54 personel, dari Basecamp Butuh sebanyak 39 orang, dan dari Basecamp Banaran sebanyak 17 orang.

"Itu dilakukan karena areal hutan yang terbakar cukup luas. Ada sekitar 38,8 hektare, yang merupakan padang savana fungsi hutan lindung. Tepatnya di area hutan petak Mangli Kedu Utara, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang," ungkap Eko.

Selain karena peralatan yang minim, angin kencang membawa api ke arah savana yang penuh vegetasi rumput kering di Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, dengan luasan mencapai 5 hektare.

Alhsil, kebakaran hutan dan lahan belum bisa dipadamkan akibat kencangnya angin, tidak ada sumber air, minim alat dan sulitnya medan. Luas area yang terbakar diperkirakan masih akan bertambah mengingat hingga kini kebakaran masih berlangsung.

Koordinator Forum Pengelola Gunung Sumbing (FPGS), Lilik Setyawan, yang juga Pengelola Basecamp Butuh, Kaliangkrik, menambahkan, jika lokasi kebakaran masih berada di hutan lindung milik Perhutani, tapi beruntung masih jauh dari lokasi pemukiman dan lahan pertanian.

"Kondisi masih aman, masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa dan membantu upaya pemadaman. Hanya saja Pehutani memperkirakan kerugian akibat kebakaran tersebut lebih dari Rp6.570.000," pungkas Lilik. (LN/OL-10)

Baca Juga

Dok pribadi

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengajian Bulanan Membentuk Kepribadian Muslimah

👤Winni Oktavia, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya 🕔Jumat 02 Desember 2022, 00:35 WIB
Pengajian ini merupakan wadah untuk mengembalikan eksistensi kemanusiaan agar terhindar dari masalah dan degradasi...
Antara/Fakhri

Hari Ini Migrasi Siaran Analog ke Digital Tahap II Diberlakukan di 4 Provinsi

👤Naufal Zuhdi 🕔Jumat 02 Desember 2022, 00:00 WIB
ANALOG Switch Off (ASO) tahap II akan dilakukan pada 2 Desember 2022 dimulai pukul 24.00 oleh penyelenggara Multipleksing (MUX). Empat...
MUI

MUI : Dana Talangan Haji Hukumnya Mubah dengan Syarat

👤Dinda Shabrina 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:45 WIB
MUZAKARAH Perhajian Indonesia Tahun 2022 melarang penggunaan dana talangan haji karena mengakibatkan antrean haji semakin panjang....

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya