Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

PT ASABRI PIC Siswa Mengenal Nusantara di NTB

Mediaindonesia.com
05/8/2019 15:11
PT ASABRI PIC Siswa Mengenal Nusantara di NTB
Direktur SDM dan Umum PT ASABRI (Persero) Herman Hidayat (kiri) saat buka Siswa Mengenal Nusantara.(DOK PT ASABRI)

BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) merupakan program Kementerian BUMN yang bertujuan untuk menciptakan kondisi perekonomian bangsa. Program ini juga untuk mendorong agar BUMN di Indonesia dapat memberikan sumbangan yang terbaik bagi negeri dan rakyat Indonesia.

Kementerian BUMN telah melaksanakan Program 'BUMN Hadir Untuk Negeri' secara berkesinambungan sejak 2015. Sebagai komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air Indonesia kepada masyarakat di seluruh pelosok negeri.
 
Dalam kegiatan BHUN ini salah satu agendanya adalah Siswa Mengenal Nusantara. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta Tanah Air kepada siswa SMA/SMK/SLB. Keragaman kekayaan Nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen Pemerintahan dan masyarakat yang akan dikunjungi.
 
PT ASABRI (Persero) pada 2019 menjadi PIC dalam kegiatan BHUN di wilayah Lombok, NTB dengan bersinergi dengan PT ASDP, PT ITDC, dan PT Sarinah. Pada 2019 dari NTB diberangkatkan sebanyak 20 siswa SMA dan SMK, 3 peserta disabilitas, dan 6 pendamping. Sebelum diberangkatkan, mereka diberikan pembekalan terlebih dahulu untuk Program Siswa Mengenal Nusantara.  
 
Pembukaan dilakukan di Hotel Idoop Mataram. Kegiatan SMN ini dibuka oleh Direktur Utama PT ASABRI (Persero) Sonny Widjaja yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur SDM dan Umum PT ASABRI (Persero) Herman Hidayat.

Dalam pembukaan beliau memberikan pembekalan materi seputar BUMN. ''Tujuan program ini selain untuk memberikan pembelajaran dan pengalaman bagi siswa-siswa, juga untuk siswa dapat mengenal lebih dekat apa itu BUMN, mengapa BUMN didirikan dan apa saja program-programnya,'' kata Herman.

Herman memberikan edukasi kepada siswa untuk tugas BUMN yaitu menyelenggarakan urusan di bidang pembinaan Badan Usaha Milik Negara dalam pemerintahan, untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.

Beliau juga memberikan contoh program-program yang dimilki BUMN salah satunya adalah PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan), di mana dalam program ini terdapat Program Kemitraan yang bertujuan untuk memajukan Usaha kecil (UMKM) di Indonesia ini agar berkembang maju menjadi usaha menengah dan besar melalui pinjaman lunaknya serta program Bina Lingkungan untuk membantu meningkatkan kondisi sosial masyarakat setempat.
 
Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Djoko Rachmadhy, Sekper PT ASABRI (Persero) dan tim; Sukran, Sekretaris Diknas Propinsi NTB; Deni Retno, GA PT ITDC; serta Asep Rahmat GM Akuntansi dan Keuangan PT Sarinah.

''Kalian merupakan orang-orang yang beruntung terpilih untuk mengikuti program ini dan dapat mengenal langsung apa itu BUMN, manfaatkan waktu yang hanya sedikit jangan hanya rekreasi tetapi raihlah ilmu sebanyak-banyaknya dalam pengalaman ini,” kata Sukran.  
 
Program Siswa Mengenal Nusantara diadakan di seluruh Indonesia. Pesertanya adalah siswa dan siswi SMA/SMK/SLB. Untuk dapat mengikuti program ini siswa mengikuti program seleksi dan yang berangkat sekarang ini merupakan pilihan dari wilayah NTB yang sebelumnya diseleksi terlebih dahulu.

“Awal terpilih mengikuti kegiatan ini ia merasa bingung dan takut, tetapi saat diberikan pembekalan ia sangat merasakan nyaman dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan tersebut,'' kata Noni Kurnia, peserta dari wilayah Sumbawa.

Noni merupakan peserta disabilitas yang mempunyai kebutuhan khusus. Dia terpilih karena mempunyai banyak kelebihan di antara temannya yang lain.

Yuyun yang merupakan pembimbingnya mengatakan Noni merupakan salah satu anak asuhnya yang pintar. ''Saat ini ia mempunyai usaha jahitan yang banyak mendapat order dari hotel-hotel di sekitar wilayah Mataram untuk pembuatan selimut, ia anak yang mandiri dan cepat menangkap pembelajaran yang diberikan.”
 
Semoga ke depan Program SMN ini dapat membawa lebih banyak siswa untuk dapat diberikan edukasi dan pembelajaran-pembelajaran untuk bekal dimasa depannya sebagai penerus bangsa ini. (RO/OL-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya