Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM peneliti dari Universitas Duke, Amerika Serikat, dan Universitas Nasional Piura, Peru, menemukan sisa-sisa fosil monyet terkecil di dunia yang telah berusia 18 juta tahun di Hutan Amazon. Fosil berupa gigi yang diidentifikasi milik spesies baru monyet kecil mirip seekor hamster. Tim peneliti menjuluki hewan tersebut Parvimico materdei (monyet kecil dari Sungai Mother of God).
Menurut mereka, penemuan spesimen itu penting karena membantu menjembatani kesenjangan 15 juta tahun dalam catatan fosil monyet dunia yang baru. Fosil baru itu digali dari tepi sungai terbuka di sepanjang Ro Alto Madre de Dios di Peru bagian tenggara. Di sana, para peneliti menggali bongkahan batu pasir dan kerikil. "Sejauh ini, itu merupakan fosil monyet terkecil yang pernah ditemukan di seluruh dunia," kata Profesor Richard Kay, pakar antropologi evolusi di Universitas Duke yang juga penulis penelitian yang diterbitkan di Journal of Human Evolution itu.
Kay telah meneliti paleontologi di Amerika Selatan selama hampir empat dekade. (Sciencedaily/*/X-7)
Dinosaurus yang diberi nama Doolysaurus huhmini ini merupakan jenis neornithischian awal yang berhasil diidentifikasi melalui teknologi pemindaian CT canggih.
Telur purba ini memiliki panjang hampir 30 sentimeter, ukuran yang sangat besar untuk telur bercangkang lunak.
Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: beberapa spesies buaya purba berevolusi menjadi herbivora, memakan tumbuhan, berbeda dari buaya modern yang karnivora.
ilmuwan menemukan fosil hewan darat pemakan tumbuhan yang hidup sekitar 307 juta tahun lalu di Kanada.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Jurnal Nature, mengungkap temuan fosil manusia purba berusia sekitar 770 ribu tahun di Grotte à Hominidés, sebuah gua di wilayah barat daya Casablanca, Maroko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved