Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait, meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama membentengi anak-anak agar terhindar dari paham radikal ataupun doktrin kebencian yang dapat menimbulkan aksi terorisme di kemudian hari.
Arist mengatakan bahwa penanaman paham radikal saat ini sudah merata dan sudah menyebar, baik di sekolah maupun lingkungan.
"Sekarang ini anak dieksploitasi demi kepentingan keyakinan politik orang dewasa dan sebagainya. Dengan adanya penanaman paham itu, anak dapat berpotensi menjadi pelaku kekerasan, seperti aksi terorisme," ujar Arist seperti dilansir Antara, Jumat (26/7).
Ia mengamati fenomena penyebaran paham radikal kepada anak saat ini sudah parah. Kepada anak-anak itu ditunjukkan simbol-simbol kekerasan dan doktrin bahwa mereka berbeda dengan kelompok yang lain.
"Kalau misalnya sekarang ini ada anak yang sudah tidak menghormati bendera, tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya, tidak mau tahu konten atau isi dari Pancasila, hal itu adalah bagian dari penanaman penolakan dari ideologi bangsa," ujarnya.
Baca juga: Mencicipi Menu Frozen Foods di Acara Food Hotel Indonesia 2019
Menurut dia, penanaman paham radikal dan kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang dekat dari anak tersebut tentunya menambah panjang daftar anak yang berpotensi menjadi pelaku kekerasan, baik di sekolah, lingkungan tempat tinggalnya, maupun lingkungan sosialnya.
"Kejadian bom di Surabaya dan Sibolga lalu turut melibatkan anak. Orangtua tentunya juga sudah tidak dapat lagi berpikir rasional," ujarnya.
Arist menambahkan, untuk menghindarkan anak dari pengaruh paham radikal, pertama tentunya dari lingkungan rumah, orangtua harus dapat melindungi anaknya. Keluarga merupakan benteng pertama karena anak itu akan meniru apa yang dilihat dan apa yang dirasakan.
Selain itu, lembaga pendidikan harus dapat menanamkan pendidikan deradikalisasi. Untuk itu, wajib ada kurikulum deradikalisasi mulai dari tingkat SD sampai jenjang pendidikan menengah atas.
Yang tidak kalah penting, menurut Arist, ialah lingkungan yang ramah anak. Lingkungan harus bisa mengembangkan nilai-nilai positif, seperti gotong royong, toleransi, dan budaya timur lainnya. (OL-1)
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Obat pereda demam hanya diperlukan pada kondisi tertentu, terutama jika kondisi fisik anak mulai terganggu secara kenyamanan.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved