Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

SMK Harus Ikuti Perkembangan Zaman

Andhika Prasetyo
09/5/2019 14:59
SMK Harus Ikuti Perkembangan Zaman
Presiden RI Joko Widodo acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 di Jakarta, Kamis (9/5/2019).(ANTARA)

PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendesak seluruh sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyediakan jurusan-jurusan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Jika terus bertahan dengan jurusan yang ada, SMK bisa terus menjadi kontributor pengangguran terbesar di Indonesia.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Badan Pusat Statistik mencatat SMK menjadi penyumbang Tingkat Pengangguran Terbuka terbesar yakni mencapai 8,63%.

Baca juga: Kanada Kucurkan Dana US$8 Juta Untuk Berdayakan Bidan

Jokowi melihat opsi kejuruan SMK saat ini sudah tidak lagi mengakomodir kebutuhan industri sehingga para lulusan dari sekolah tersebut tidak bisa terserap dengan maksimal.

"Sudah puluhan tahun, jurusan masih itu-itu saja, bangunan, mesin. Dari dulu seperti itu," ujar Jokowi di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (9/5).

Sekolah kejuruan, lanjut Presiden, sudah semestinya dikaitkan dengan dunia kerja dan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Industri pun harus membantu memberikan masukan terkait keahlian apa saja yang sangat dibutuhkan saat ini.

"Jadi pendidikan dan industri jangan gerak sendiri-sendiri. Sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan," tandasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya