Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Prodi-Prodi di Unhan Semakin Banyak Diminati

MI
21/3/2019 15:20
Prodi-Prodi di Unhan Semakin Banyak Diminati
(Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP---MI/Bary Fathahilah)

UNIVERSITAS Pertahanan (Unhan) tumbuh dengan pesatnya. Awalnya hanya dua fakultas, kini Unhan memiliki empat fakultas dan satu program doktoral ilmu pertahanan (S-3).

Keempat fakultas itu ialah Fakultas Strategi Pertahanan dengan tujuh program studi dengan masing-masing Prodi Strategi Perang Semesta (terakreditasi A), Program Studi Peperangan Asimetris (terakreditasi B), Program Studi Diplomasi Pertahanan (terakreditasi B), Program Studi Strategi dan Kampanye Militer (terakreditasi), Program Studi Strategi Pertahanan Darat( terakreditasi), Program Studi Strategi Pertahanan Laut (terakreditasi), dan Program Studi Pertahanan Udara (terakreditasi).

Fakultas kedua, yakni Fakultas Manajemen Pertahanan dengan tiga program studi. Ketiga prodi itu ialah Program Studi Manajemen Pertahanan (terakreditasi B), Program Studi Ekonomi Pertahanan (terakreditasi B), dan Program Studi Ketahanan Energi (terakreditasi B).

Ketiga ialah Fakultas Keamanan Nasional dengan tiga prodi, yakni Manajemen Bencana (terakreditasi A), Damai dan Resolusi Konflik (terakreditasi A), dan Keamanan Maritim (terakre­ditasi B).

Fakultas keempat ialah Fakultas Teknologi Pertahanan dengan empat prodi, yakni Industri Pertahanan, Teknologi Pengindraan, Teknologi Persenjataan, dan Teknologi Daya Gerak.

 

 

Menurut Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP, dari 17 prodi magister dan empat prodi doktoral yang paling diminati ialah Manajemen Bencana.

“Alasannya, ternyata prodi ini banyak dibutuhkan oleh semua kementerian lembaga yang ada di luar. Orang-orang yang punya kemampuan untuk mitigasi, untuk penanganan bencana,” katanya.

Yang kedua yang diminati ialah prodi Damai dan Resolusi Konflik. Menurut Rektor Unhan, lulusan dari prodi ini akan dapat menganalisis, membuat kajian serta melihat eskalasi konflik yang muncul. “Ini juga banyak diminati oleh pemerintah daerah-pemerintah daerah. Ketiga ialah prodi Strategi Perang Semesta.
Karena lulusan bidang ini akan terlatih dan cepat mengambil keputusan yang erat kaitannya dengan pertahanan negara,” ujarnya.

Dengan banyaknya peminat, Rektor Unhan menyebut, bisa dijadikan indikasi meningkatnya tingkat kesadaran masyarakat akan bela negara.

“Di Unhan ada yang nama­nya mata kuliah universitas (MKU), kita berikan pelajaran strategi pertahanan militer. Semua prodi mendapatkan matakulaih tersebut, nah berawal dari mata kuliah tersebut, akan muncul  bagaimana seorang warga negara mulai mengkhawatirkan negaranya, khekhawatiran Negara mendapatkan ancaman maupun gangguan dari pihak lain, jadi bisa dikatakan kesadarannya menjadi semakin tinggi tinggi,” pungkasnya. (DD/S-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya