Jumat 25 Januari 2019, 18:27 WIB

BPOM: Bedakan Kosmetik Ilegal dan Legal dengan Cek KLIK

M. Ilham ramadhan Avisena | Humaniora
BPOM: Bedakan Kosmetik Ilegal dan Legal dengan Cek KLIK

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

 

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyarankan untuk selalu melakukan cek KLIK ketika membeli kosmetik, obat, ataupun jamu. KLIK, yaitu cek kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk pada label, pastikan memiliki izin edar, dan cek masa kadaluwarsanya. Hal itu disampaikan untuk mengedukasi masyarakat terkait produk kosmetik ilegal dan palsu.

"Cek Kemasan, cek Label, cek Izin edar dan cek Kadalauarsa. Setelah itu pastikan di website resminya," ujar Penny K. Lukito, Kepala BPOM RI, Jumat (25/1).

Baca juga: BPOM Juga Pantau Distributor Resmi

Sebelumny, tim penyidik BPOM berhasil menemukan produk kosmetik ilegal dan palsu pada Rabu (23/1) di Komplek Taman Surya, Kalideres, Jakarta Barat. Dari temuan tersebut, didapati 53 item (679.193 pcs) produk ilegal dan palsu serta 3 mesin yang digunakan untuk produksi.

BPOM menekankan, produk yang legal memiliki nomor registrasi dan notifikasi di dalam kemasan produk. "Produk yang legal itu yang sudah mendapatkan registrasi dan notifikasi dari BPOM di dalam kemasan. Namun tetap hati-hati karena bisa jadi nomor notifikasinya ikut dipalsukan," terang Penny.

Sementara itu, terkait kandungan yang terdapat pada kosmetik palsu masih dalam tahap pemeriksaan laboraturium. "Kita cek, ada merkuri, pewarna dan yang lainnya itu. Melihat dari tempat pembuatannya saja jelas tidak higienis," tambah Penny. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA/Dhemas Reviyanto

Indonesia Kedatangan 10 juta Bulk Vaksin Sinovac

👤Humaniora 🕔Minggu 20 Juni 2021, 14:33 WIB
Hingga hari ini, terdapat 91 juta bulk  vaksin yang sudah sampai di Indonesia untuk diproduksi menjadi vaksin...
Antara

Lockdown Bisa Mempercepat Pemulihan Ekonomi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:55 WIB
Selain itu, lockdown juga bisa menurunkan angka kematian akibat covid karena membatasi secara maksimal...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

BMKG: Gelombang Tinggi Masih Mengancam Perairan Indonesia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 11:31 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 20 - 21 Juni...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya