Studio film animasi asal Amerika Serikat, Pixar Animations, akan menggarap produksi film animasi dari cerita rakyat Indonesia. Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengatakan hal itu merupakan salah satu hasil yang didapau ketika pemerintah melakukan kunjungan ke negeri paman Sam. Triawan juga menyebut penggarapan film animasi cerita rakyat tanah air tersebut akan melibatkan animator Indonesia.
“Masih proses awal. Sekarang tahapannya mereka sedang mengkurasi folklore yang ada, karena mereka menilai cerita rakyat kita punya nilai-nilai yang bagus,†ujar dia di Jakarta, Selasa (3/11).
Menurut Triawan, badan ekonomi kreatif telah mengajukan beberapa cerita rakyat kepada Pixar. Nantinya studio tersebut yang akan menentukan cerita mana yang akan digarap. “Bulan Maret saya akan ke sana lagi. Selain hasil dari Pixar, yang dibawa dari pertemuan kemarin juga banyak,†ujar dia.
Akan tetapi, keterbatasan waktu membuat Bekraf tak bisa menentukan banyak kesepakatan lainnya. “Kemarin waktunya terbatas, jadinya Bekraf belum bisa banyak melakukan deal. hasil kunjungan kemarin, dengan Google misalmya bisa ditanyakan ke (Menteri Komunikasi dan Informatika) Pak Rudiantara,†ujar dia.
Triawan mengatakan subsektor perfilman merupakan salah satu dari tiga subsektor prioritas industri ekonomi kreatif yang pemerintah fokuskan untuk kembangkan. Selain industry perfilman, pemerintah juga menetapkan pengembangan subsektor aplikasi digital dan industry musik sebagai prioritas. “Dan ketiganya punya masalah yang cukup berat, seperti misalnya masalah pembajakan.â€
Triawan optimistis hingga empat tahun ke depan industry ekonomi kreatif dapat berkontribusi secara sangat signifikan terhadap PDB (produk domestik bruto). “Saya yakin stidaknnya bisa mencapai 7,5 persen terhadap PDB,†ujar dia. (Q-1)