Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen Arthur Tampi mengatakan hingga hari kedua, pihaknya belum dapat mengidentifikasi jenazah yang dibawa oleh Basarnas ke Rumah Sakit Polri.
Sejauh ini sudah ada 26 kantung jenazah yang dibawa berisi 87 bagian tubuh dari korban jatuhnya pesawat milik maskapai Lion Air di Tanjung Karawang, Senin (29/10).
"Kami sudah laksanakan forensik di kamar jenazah. Ada dokter spesialis kemudian akan mengambil data ante mortem," ujar Arthur saat konferensi pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, pada Selasa (30/10).
Ia mengatakan dari 185 data ante mortem untuk mengidentifikasi jenazah, 147 sudah diambil data DNA untuk dicocokkan dengan keluarga. Namun Arthur mengatakan belum ada satu pun korban dari kantung jenazah yang diterima, dapat diidentifikasi. Pasalnya, kondisi jenazah yang diterima, terang Arthur, berupa bagian-bagian tubuh.
"Memang ada ciri spesifik tapi belum bisa merilis itu dari data ante mortem. Ada beberapa keterangan keluarga yang mempunyai ciri yang sama. Jadi tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA," terang Arthur.
Ia menjanjikan proses identifikasi paling cepat dilakukan 4 sampai 8 hari. Hingga Selasa (30/10) sore, RS Polri kembali menerima dua kantung jenazah dan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan forensik. Pihak keluarga korban masih banyak yang menunggu di RS Polri untuk mendapat kepastian mengenai jenazah yang telah ditemukan.
Pada Senin (29/10), pesawat jenis Boeing 737 Max 8 milik Lion Air dengan rute Jakarta-Pangkalpinang mengalami hilang kontak pascalepas landas. Kapten Pilot Bhavye Suneja sempat meminta kembali ke bandara asal terbang sebelum dinyatakan jatuh.
Pesawat yang mengangkut 189 penumpang itu diketahui jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Hingga saat ini Basarnas belum menemukan badan utama pesawat tersebut. Penyisiran dan evakuasi masih terus dilakukan. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved