Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN mengganti sedotan berbahan plastik dengan bahan kertas dinilai harus menjadi gerakan yang digencarkan di Indonesia. Bukan hanya sedotan, gerakan serupa bisa diikuti dengan mengurangi pemakaian kemasan minuman atau makanan berbahan plastik, sebagai bagian dari gerakan mengurangi sampah plastik.
"Inisiatif McDonald tentu saja positif dan kita bisa masuk dalam gerakan yang sama. Meski kita juga sudah tahu beberapa industri makanan dan bahkan tempat belanja di kita sudah menerapkan gerakam pengurangan kemasan plastik ini," kata Manajer Kampanye Walhi Dwi Sawung di Jakarta, Selasa (19/6).
Sebelumnya McDonald's menyatakan akan mengganti sedotan plastik menjadi kertas di jaringan restorannya di Inggris dan Irlandia. Di Indonesia, meski hal itu belum banyak dilakukan, sudah ada inisiatif lain misalnya penerapan kantong plastik berbelanja yang dianggap cukup efektif untuk mengendalikan sampah plastik.
"Yang kita tahu misalnya KFC sudah tidak lagi memakai sedotan plastik atau beberapa dengan cara tetap menyiapkan tetapi diberikan atas permintaan konsumen. Tapi ini akan pelan pelan kita dorong agar jadi gerakan yang lebih masif lagi," jelas Sawung.
Berdasarkan hasil pengamatan Walhi, kata dia, industri di tanah air tidak mempersoalkan penggantian kemasan plastik ini. "Yang justru jadi soal adalah perusahaan produksi plastik yang suka tidak suka tentu menganggu pendapatan mereka sehingga terus menghambat. Tetapi lambat laun akan berubah ketika pemanfaat kemasan plastik ini terus berkurang," ungkapnya.
Pemerintah, kata dia, harus terus melakukan sosialisasi pengendalian kemasan plastik khusus makanan dan minuman. "Kalau ini jadi gerakan masif maka akan memberi dampak lebih besar lagi," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved