Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Uskup Agung: Meski Sedih dan Marah, Jangan Terprovokasi

MICOM
13/5/2018 21:21
Uskup Agung: Meski Sedih dan Marah, Jangan Terprovokasi
(Ist)

USKUP Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi pascaserangan teroris di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Meski menimbulkan kesedihan bahkan amarah, uskup meminta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi terorisme sebagai salah satu tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia.

"Kita percaya karena sejak merdeka bangsa kita sudah dihadang dengan berbagai tantangan, dan semua bisa diatasi. Kita percaya tidak hanya pada kekuatan kita sendiri tetapi pada kekuatan Tuhan yang menyelenggarakan kehidupan itu sendiri," ujar Uskup Suharyo saat ditemui wartawan usai memimpin misa di Katedral Jakarta, Minggu (19/5) malam.

Salah satu cara yang dianjurkan uskup untuk menghindari provokasi adalah menggunakan media sosial dengan bijak dan cerdas, dengan tidak menyebarkan berita-berita yang tidak jelas ujung pangkalnya.

"Pada hari ini Gereja Katolik merayakan Hari Komunikasi Sosial Sedunia. Harapan pimpinan Gereja Katolik Paus Fransiskus adalah tolak berita palsu, mari kita rawat persatuan dan jurnalisme damai," kata dia.

Uskup Suharyo mengimbau umat Katolik serta seluruh masyarakat Indonesia untuk menerapkan 3S yakni "saring sebelum sharing" saat bermedia sosial, dan mempertimbangkan dengan sangat hati-hati segala akibat atas informasi apapun yang akan disebarkan melalui media sosial.

"Kita harus menjadi orang-orang bijak dan cerdas, bukan hanya budi tetapi hati kita," tutur dia.

Polri menduga pelaku serangan bom ke tiga gereja di Surabaya adalah berasal dari satu keluarga dengan kepala keluarga adalah Dita Sopriyanto yang merupakan Ketua JAD Surabaya. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya