Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK hanya panggung resepsi dan Java Jazz yang dijajal Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk menunjukkan bakat bermusiknya, namun Budi juga tidak segan tampil di stasiun.
Ya, Minggu (25/3) siang itu, Budi tampil menghibur para penumpang kereta di Stasiun Jakarta Kota. Tidak tanggung-tanggung, Budi membawakan dua lagu dengan gitar coklatnya.
"Saya tidak percaya ini pengamen, sudah rekaman berapa kali?," kata Budi usai mendengar lagu berjudul Easy Like Sunday Morning yang dibawakan grup pengamen bernama Kodeka itu.
Tak ingin berlama-lama, Budi yang juga personil Elek Yo Band itu langsung bergegas naik panggung mini dan bernyanyi lagu jadul milik Koes Plus berjudul Manis & Sayang.
"Kalau tadi nyanyi jaman now, saya coba nyanyi jaman old. Karena disini manis-manis semua saya mau nyanyi lagi Koes Plus," imbuh Budi.
Panggung langsung dikerubuti dan suasana pun riuh saat Budi bernyanyi. Para penumpang yang penasaran pun mencari tahu siapa yang bernyanyi.
"Itu pak Menteri nyanyi, pak Menteri nyanyi," kata beberapa penumpang yang melewati panggung.
Bak seorang penyanyi profesional, sebelum lagu kedua Budi mengawalinya dengan menyampaikan pesan agar para masyarakat Indonesia menjauhi narkoba. Sejurus kemudian Budi bernyanyi lagi Balikin milik Slank.
"Narkoba menjadi masalah bangsa, oleh karena itu harus dijauhi dan diberantas. Salah satu musisi yang gentle mengakui dan akhirnya berkampanye anti narkoba adalah Slank, maka saya mencoba beryanyi balikin," jelasnya.
Usai bernyanyi, Budi berseloroh akan meminta Kodeka untuk mengiringi setiap kali ia tampil.
"Saya janji kalau saya nyanyi mau diiringi mereka karena kelihatan bagus, kalau saya sendiri kan jelek," tutup Budi. (A-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved