KETIKA bunglon jantan bertemu dengan jantan saingannya, mereka segera mengubah warna kulit menjadi berwarna cerah, seperti warna hijau menjadi kuning.
Menurut para peneliti, perubahan warna itu terjadi karena adanya perpindahan pigmen di dalam sel-sel kulit mereka.
Bunglon mengubah warna kulit dengan cara menata ulang nanocrystal pada lapisan atas sel-sel kulit mereka.
Sel-sel itu disebut iridophores, yaitu sel yang mengandung kristal yang sangat kecil yang terbuat dari guanin atau salah satu struktur asam nukleat DNA.
Ketika bunglon jantan bertemu dengan jantan pesaingnya di areal lingkungan jelajahnya, bunglon akan meregangkan sel kulit mereka sehingga menimbulkan gelombang cahaya yang lebih panjang, seperti warna kuning.
Hasil penelitian itu dipublikasikan secara online di Nature Communications pada 10 Maret lalu.