Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Waspadalah, Habis Cempaka Terbitlah Dahlia

Micom
30/11/2017 19:35
Waspadalah, Habis Cempaka Terbitlah Dahlia
(Ist)

BADAI siklon tropis yang melanda wilayah Jawa dan Bali telah menyebabkan bencana cukup besar di 28 kabupaten/kota selama 27-29 November 2017. Posisi siklon tropis Cempaka yang begitu dekat dengan daratan, yaitu di 23 km selatan Pacitan menyebabkan hujan ekstrem, angin kencang dan gelombang tinggi.

Curah hujan yang turun termasuk ekstrem. Di Pacitan curah hujan tercatat 383 mm per hari dan di Yogyakarta 286 mm per hari. Itu bisa diibaratkan hujan sebulan hanya dijatuhkan sehari. Akibatnya sungai dan anak-anaknya beserta drainase yang ada tidak akan mampu menampung aliran. Itulah yang menyebabkan banjir besar khususnya di Wonogiri, Kulon Progo, Bantul, Gunung Kidul, Klaten, dan Pacitan.

Dampak yang ditimbulkan siklon tropis Cempaka hingga saat ini tercatat 27 orang meninggal dunia dan hilang, yaitu 9 korban hanyut karena banjir dan 18 korban tertimbun longsor. Korban-korban meninggal itu terdapat di Pacitan (13 orang), Kota Yogyakarta (3), Bantul (1), Gunung Kidul (2), Wonogiri (4), Wonosobo (1), Kulon Progo (2) dan Purworejo (1).

Ratusan ribu rumah juga terendam banjir. Begitu pula ribuan hektare lahan pertanian. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan kerugian ekonomi akibat siklon tropis Cempaka ini mencapai triliunan rupiah.

Saat ini siklon tropis Cempaka sudah menjauh dan tenaganya berkurang. Tidak memberikan dampak yang kuat lagi. Namun muncul siklon tropis baru yang diberi nama Dahlia.

BMKG terus menyampaikan peringatan dini adanya siklon tropis Dahlia. Pada Kamis (30/11), pergeseran siklon tropis Dahlia terpantau ke arah Tenggara dengan kecepatan gerak 13 km per jam.

Pada Jumat (1/12) esok, posisi siklon tropis diperkirakan berada di Samudera Hindia sebelah selatan tenggara Jakarta dengan kecepatan angin maksimum 95 kilometer per jam dan bergerak ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia

Diperkirakan akan tetap terjadi hujan deras dengan intensitas 50 milimeter per hari dan atau angin kencang dengan kecepatan lebih dari atau sama dengan 50 kilometer per jam. Potensi hujan lebat dan angin kencang ini akan terjadi mulai dari pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten bagian Selatan, DKI Jakarta dan Jawa Barat bagian selatan. Termasuk juga potensi angin kencang dengan kekuatan 20 knot di daerah yang sama.

"Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaannya menghadapi cuaca ekstrem. Hujan deras, angin kencang dan gelombang tinggi berpotensi terjadi. Ancaman banjir, longsor dan puting beliung meningkat," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Kamis (30/11).

Ia juga meminta masyarakat yang akan menikmati liburan panjang agar berhati-hati. "Perhatikan kondisi lingkungan sekitarnya. Lakukan langkah antisipasi. Jangan lupa membawa barang untuk kebutuhan darurat." (RO/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya