Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS lingkungan hidup yang terjadi saat ini dengan berbagai manifestasinya, sejatinya adalah krisis moral, karena manusia memandang alam sebagai obyek untuk dimanfaatkan semata bukan sebagai obyek yang perlu dipelihara untuk kelangsungan kehidupan manusia.
Sebagai insan yang harus peduli pada lingkungan, seluruh masjid yang ada di Tanah Air sudah saatnya menyematkan program masjid ramah lingkungan (EcoMasjid). Program ini diharapkan dapat menjadikan masjid yang mempunyai kepedulian terhadap hubungan timbal balik antarmakhluk hidup dan lingkungannya untuk tujuan 'penghidupan berkelanjutan bagi semua.
Demikian dikemukakan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Sabtu (11/11) saat memberikan sambutan pada Peluncuran EcoMasjid ramah lingkungan, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Kalla mengatakan aktifitas manusia yang tidak ramah lingkungan tersebut, berdampak langsung pada lingkungan dan kehidupan manusia itu sendiri. Sumberdaya alam penting yang tak terbarukan, seperti air dan energi fosil semakin cepat terkuras.
Kelangkaan sumberdaya air dan energi merupakan ancaman eksistensi kehidupan masa depan manusia. Karena itu, ujarnya, konservasi dan pelestarian sumberdaya sebagai penunjang hidup harus menjadi prioritas dengan mengubah perilaku ramah lingkungan yang di realisasikan dalam tindakan nyata.
"Penanganan krisis lingkungan yang bermuara pada krisis moral perlu ditangani dengan pendekatan moral. Masjid merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk pembinaan moral keagamaan. Masjid bukan hanya semata-mata dijadikan sebagai sarana ibadah ritual (mahdhah), melainkan ia menjadi sarana dan sekaligus kekuatan dalam membangun dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dan pembaharuan kehidupan umat, baik sekarang maupun pada masa yang akan datang," ujar Wapres.
Kalla mengatakan program masjid ramah lingkungan atau EcoMasjid ini sangat selaras dengan program pemerintah. "Oleh karenanya kita perlu dukung bersama keberhasilannya,” imbuh Kalla.
Untuk diketahui, EcoMasjid adalah program pengelolaan masjid yang berkelanjutan melalui aktivitas memelihara lingkungan hidup dan sumber daya alam yang bertujuan untuk meningkatkan afektifitas dakwah lisan dan aksi nyata secara terukur sebagai perwujudan Islam yang membawa rahmad bagi seluruh alam semesta.
Program EcoMasjid ini merupakah program dari Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup (PLH) dan Sumberdaya Alam (SDA) Majelis Ulama Indonesia.
Ketua Lembaga PLH &SDA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hayu S. Prabowo mengatakkan memakmurkan masjid tidak bisa hanya dengan ceramah, perlu aksi nyata untuk membangun kemandirian umat dalam menghadapi ancaman kelangkaan air dan energi. Hal itu bisa dilakukan dengan orientasi pengelolaan masjid yang mandiri dan berkelanjutan pada aspek idarah (manajemen), imarah (kegiatan memakmurkan), dan riayah (pemeliharaan dan pengadaan fasilitas).
Sebagai informasi, pada 19 Februari 2016, Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Masjid Indonesia telah memprakarsai program EcoMasjid yang diluncurkan di Masjid dan pondok pesantren Azzikra Sentul, Bogor. Beberapa tindak lanjut telah dilakukan terutama dalam hal mendukung fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah, khususnya dalam peningkatan akses air dan sanitasi sebagai sarana bersuci (thaharah) untuk sahnya ibadah serta merupakan kebutuhan masyarakat paling mendasar yang saat ini dirasakan keadaannya semakin kritis.
Untuk mendukung peningkatan akses air dan sanitasi ini untuk masyarakat, Majelis Ulama Indonesia melalui Musyawarah Nasional MUI di Surabaya tahun 2015 telah membahas dan menetapkan Fatwa MUI no. 001/MUNAS-IX/MUI/2015 Tentang Pendayagunaan Harta Zakat, Infaq, Sedekah & Wakaf Untuk Pembangunan Sarana Air Bersih dan Sanitasi Bagi Masyarakat.
Diharapkan dana sosial keagamaan ini dapat membantu umat dalam pemenuhan kebutuhan dana untuk pembangunan akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat, terutama masyarakat miskin. Termasuk di dalamnya sarana pemenuhan tenaga listrik dalam penyediaan akses air dan sanitasi tersebut.
Selanjutnya program EcoMasjid ini akan ditingkatkan ke tingkat nasional melalui suatu perlombaan berbuat kebaikan fastabiqul khairaat khususnya berlomba dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui masjid. Program ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas dan penguatan kelembagaan masjid menuju tatakelola yang bersih, suci dan sehat, juga ramah lingkungan dari tingkat kabupaten hingga tingkat pusat.(RO/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved